CIMAHI KOTA ROIS7
Aksi kekerasan yang melibatkan oknum penagih hutang (debt collector) yang berinisial “S ” kembali terjadi. Kali ini, seorang pria bernama Muhamad Rian menjadi korban penganiayaan oleh dua orang oknum DC dari aplikasi pinjaman online di kediamannya, kawasan Kalidam, Kota Cimahi, pada Selasa 3012
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula pada pukul 18:12 WIB, ketika dua orang pelaku mendatangi rumah korban untuk menagih tunggakan hutang sebesar Rp1,4 juta. Menurut keterangan saksi sekaligus saudara korban, Agus, korban memang mengalami keterlambatan pembayaran selama dua minggu dikarenakan faktor ekonomi yang sedang sulit.
Saat ditemui, korban menjelaskan bahwa dirinya belum memiliki dana untuk melunasi tagihan tersebut. Bukannya memberikan solusi atau tenggang waktu, pelaku justru tersulut emosi.
“Awalnya bicara baik-baik, tapi pas Rian bilang belum ada uang, pelaku langsung mengeluarkan senjata yang diduga jenis Airsoft Gun dan menodongkannya. Setelah itu terjadi pemukulan,” ujar Agus saat memberikan keterangan.
Luka Korban dan Tindak Lanjut
Akibat aksi brutal tersebut, Muhamad Rian mengalami luka fisik dan sobek di pelipis mukanya dan dijahit akibat pemukulan. Tak terima dengan perlakuan intimidatif dan kekerasan fisik yang dialami, korban didampingi oleh saudaranya langsung mendatangi Polres Cimahi untuk membuat laporan resmi.
Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut terkait kepemilikan senjata Airsoft Gun dan tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum penagih hutang tersebut.
Poin Penting Kejadian:
- Waktu: 18:12 WIB.
- Lokasi: Rumah korban, Kalidam, Kota Cimahi.
- Korban: Muhamad Rian.
- Saksi: Agus (Saudara korban).
- Pemicu: Tunggakan hutang Rp1,4 juta (terlambat 2 minggu).
- Barang Bukti: Senjata jenis Airsoft Gun.
( RH )
