Cikalongwetan, Informannews.com
Warga masyarakat Desa Kanangasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung barat (KBB), bergotong royong memperbaiki jalan Kabupaten yang rusak parah. Perbaikan dilakukan tanpa bantuan dana anggaran pemerintah, murni atas inisiatif masyarakat dan dukungan dari para pengusaha, petani juga dukungan Kepala Desa Kanangasari.
Jalan Kabupaten yang rusak parah sepanjang 7 Kilometer dampak akibat proyek KCIC Proyek Nasional kereta cepat pada tahun 2021 dan pihak KCIC tidak tanggu melakukan perbaikan kembali.


Terpantau awak Media Kepala Desa Kanangasari (Endang) memimpin kerja bhakti bersama Ketua RW 08 juga masyarakat untuk memperbaiki jalan Kabupaten yang rusak berat.
Saat diwawancara Awak media Ketua RW 08 (Endi suhendi) mengatakan ia bersama masyarakat sudah melaksanakan perbaikan jalan selama 10 hari dengan menggunakan anggaran swadaya.
“Alhamdulillah kita kerja bhakti dari awal sampai sekarang sudah ke sepuluh harinya, dari awal kami penggagas jalan ini, karena ini jalan masyarakat Desa Kanangasari, Kecamatan Cikalongwetan, jalan ini jalan Kabupaten yang rusak karena terdampak dari proyek KCIC proyek Nasional kereta cepat, cuma yang ditayangkan tidak ada tanggung jawab tindak lanjut perbaikan,” ungkapnya.
“Saya sebagai ketua RW 08 Cimente istilahnya penggagas jalan ini, Saya tau dari kecil jalan ini peninggalan Belanda, Saya dari kecil disini pergi ke kota 37 tahun meninggalkan kampung pensiun pulang kampung terpilih jadi RW dan tergagas dan prihatin dengan adanya jalan ini sangat tidak terawat, lalu kami berinisiatif untuk mengumpulkan warga RW 08 kerja bhakti hingga akhirnya di dukung Kepala Desa ikut membantu hingga semua RW dari Desa Kanangasari ikut kerja bhakti dengan anggaran swadaya,” tuturnya.
Masih kata ia “Alhamdulillah ini dari semenjak instruksi dari Bapak Kades Kanangasari penggagas kami lalu koordinasi setiap RW dalam satu Desa itu ada 12 RW, jadi meminta dari setiap RW itu 10 orang tapi dengan antusias warga hingga datang 20 orang per RW hingga yang kerja bhakti mencapai kurang lebih 300 orang,” ungkapnya.
“Intinya kami berbuat ini dengan kemampuan kami dan sudah mengerjakan selama 10 hari ini tanpa bantuan Pemerintah, mereka antusias ngasih ada dari pengusaha, dari petani juga yang lewat jalan ini,” tuturnya.
“Alhamdulillah pihak PUPR ngasih bantuan 2 alat berat beko dan stum dari Pak Kadis PUPR (Mochammad ridwan evii) kami ucapkan terimakasih dan untuk beli solar bayar operator kami Swadaya,” imbuhnya.
Lanjut Endi berharap “Kami sebagai tokoh masyarakat berharap intinya harus ada tindak lanjut dari Pemerintah Bandung barat intinya Bapak Bupati kita Pak Jeje, mohon sekiranya Bapak dengan kebijakan Pak Bupati untuk jalan rusak ini, kami sudah berbuat melaksanakan perbaikan agar tidak terlalu rusak, supaya jalan rata, tidak terlalu rusak,” katanya.
“Sekali lagi kami ucapkan banyak terimakasih kepada Pak Kadis PUPR yang sudah ngasih bantuan 2 alat berat hingga kami bisa melaksanakan kegiatan ini dan selanjutnya Mudah-mudahan kedepannya beliau bisa mencari Anggaran untuk Perbaikan jalan Kabupaten ini,” pungkasnya,.
Jurnalis: Asep yana..
