Bandung Barat informannews
Sistem Penerimaan Murid Baru ( SPMB ) khususnya Di SMAN 1 BATUJAJAR Kabupaten Bandung Barat Propinsi Jawa Barat menjadi sorotan Aktivis pendidikan Bandung Barat.kamis,10/7
Saat Tim Bersilaturahmi ke sekretariat Aktivitas Pendidikan Bandung Barat di Padalarang Asep Herna mengatakan Sistem Pemenerimaan Murid Baru ( SPMD ) khususnya jalur non akademik diantaranya jalur gulat telah terjadi kontroversi dimana pada saat uji kompetens Murid/ siswa hanya duduk duduk saja tidak melakukan aktivitas apapun.
selanjutnya jalur KEMT sejauhmana verifikasi kelapangam tentang kelayakan yang objektif begitupun jalur domisili, apalagi jalur pbdk yaitu jalur kebutuhan khusus itu perlu investigasi yang dalam karena indikasi titipan dominan, adapun jalur PAPS program khusus putus sekolah yang dicanangkan KDM tidak jauh berbeda dengan jalur non akademik.
Dengan SPMB saat ini bukan malah mempermudah malah mempersulit dari awal pendaftaran sampai pengumuman untuk semua jalur , kami mohon investigasi juga dan audit panitia beserta kepala sekolah nya.
Sejauh mana independen Kepala Sekolah dan panitia dalam menerima murid Baru ini dan sejauh mana ketelitiannya, semua murid yang daftar dirahasiakan dan anehnya yang diterima masuk SMAN 1 Batujajar kebanyakan dar ijalur PAPS
Masih menurut Asep kami pernah komunikasi dengan kepala sekolah SMAN Batujajar Aep Saepudin menanyakan bagaimana kalau siswa tidak diterima pada gelombang pertama ia malah menyarankan untuk Siswa tersebut masuk ke SMA terbuka yg ada di lokasi sekolah tersebut , karena ijazahnya dari SMAN Batujajar juga sama katanya ,atau masuk dulu sekolah yg lain selama satu semester baru pindah ke sekolah SMAN 1 Batujajar itu jawaban Kepala sekolah kepada saya.
Masih menurut Asep Sorotan tajam yang ini agar diketahui oleh disdik jabar, agar dapat melakukan tindakan terhadap pihak sekolah yg tertutup, dimana semua dugaan permainan yang tahu antara panitia dan kepala sekolah .
sebelum tahun ajaran baru kiranya sistem atau apapun namanya yang digerakan oleh sdm yang memiliki kepentingan disekolah tersebut atas dasar kewenangan dan kekuasaan akan sangat mudah untuk menerima atau menolak calon siswa baru dengan dasar ini sistem dari sananya,
Harapan kedepan tujuan baik gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi jangan di jadikan aji mumpung buktinya saya menduga program PAPS siapa yg mengisinya dan bagaimana mekanisme yang dilakukan nya,
Diakhir pembicaraan Asep Herna selaku Aktivis Pendidikan memohon kepada pemerintah supaya mekanisme Masuk Sekolah negeri Baik tingkat SMPN maupun SMAN dipermudah.harapnya.
( Tim)
