Bandung Barat- Informanews.com

Pemerintah desa Gadobangkong kini tengah diterpa isu dugaan penyalahgunaan tumpang tindih anggaran dana desa dari ketahanan pangan tahun 2023 – 2024, Dugaan tersebut mencuat seiring dengan adanya pengaduan masyarakat ke Media Informannews dan tayang senin 20/10/2025.

Berita tersebut belum ada hak jawab kebenaran dari Kepala desa Gadobangkong (Drs. Ae tajudin) yang mana pada saat awak media mendatangi kantor desa Kepala desa Gadobangkong tidak ada di tempat lagi mengikuti Bimtek Dinas DPMD KBB..

Akhirnya Jum’at 24 Oktober 2025, Kepala desa Gadobangkong mengklarifikasi terkait dugaan tumpang tindih anggaran ketahanan pangan tahun 2023 dengan yang tahun 2024 jadi terkait pemberitaan tumpang tindih anggaran itu tidak benar, hanya mis komunikasi dan kesalah pahaman, kita belum sempat ketemu pada saat itu bersama awak media menurut Drs. Ae tajudin selaku Kepala desa Gadobangkong.

Masih kata Kepala desa Gadobangkong, saya jelaskan lewat klarifikasi ini kita sebagai Kepala Desa Gadobangkong sudah melaksanakan dan menganggarkan ketahanan pangan itu yaitu budi daya anggur. Selain di lokasi bekas penanaman paprika yang hasil beberapa panennya kurang maksimal, budidaya anggur juga ada tambahan lahan dan bangunan baru yaitu di sebelah baratnya bangunan green house yang lama,” tuturnya.

“Dan itu terkait bibit anggur yang 400 itu bukan termasuk program ketahanan pangan, tapi itu yang mengambilnya Sekdes yang sebelumnya yaitu saudara (Rusli M Ismail) dalam hal ini saya sebagai kepala desa tidak tahu menau,” ungkapnya.

Terkait “WH” Kepala Desa Gadobangkong mengklarifikasi.

” Terus pak “WH” atau wiharya belum mengundurkan diri ke saya tapi tidak aktif karena beliau sakit,” ujarnya.

“Alhamdulillah sampai sekarang budidaya anggur masih berjalan dan terawat, walaupun pak wiharya sekarang belum aktif lagi, ada anggota yang lain” ucapnya.

“Pihak desa terkait keuangan desa sampai sekarang masih memberikan anggaran untuk pupuk dan obat insektisida serta biaya operasional lainnya,” ujar Kades.

“Intinya kami selaku Kepala desa Gadobangkong siap memperbaiki jika kami ada sedikit kesalahan dan ke depannya akan di jadikan pembelajaran,” pungkasnya.

Reporter: AC.

By Iponk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *