Padalarang, Di tengah arus perubahan politik yang terus bergulir, regenerasi dan konsolidasi organisasi menjadi napas baru bagi partai politik agar tetap solid dan adaptif terhadap tantangan zaman. Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini memasuki babak baru setelah resmi berganti kepemimpinan di tubuh Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

Jeje Ritchie Ismail ditetapkan sebagai Ketua DPD PAN KBB menggantikan Asep Bayu Rohendi (ABR) untuk periode 2020–2025. Penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN Nomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/015/V/2025 tentang Perubahan Pertama Kepengurusan DPD PAN Kabupaten Bandung Barat.

Kepengurusan baru ini menjadi sorotan karena tak hanya membawa semangat pembaruan, tetapi juga menandai adanya dinamika internal yang cukup signifikan. Salah satunya, pengunduran diri Deden Zaenal Arifin dari struktur kepengurusan.

Deden yang sebelumnya menjabat sebagai salah satu Wakil Ketua DPD PAN KBB, menyatakan mundur dari jabatannya dan memilih untuk tetap menjadi kader partai.

“Dalam susunan kepengurusan baru, saya tetap dicantumkan di posisi yang sama. Namun saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari kepengurusan dan lebih baik menjadi kader saja,” ungkap Deden kepada wartawan usai pengumuman susunan kepengurusan.

Ia juga mengaku tidak mendapatkan informasi secara resmi terkait agenda acara penetapan tersebut, yang turut menjadi alasannya untuk mundur.

“Dari awal saya tidak tahu menahu soal acara itu, dan tidak diundang juga. Jadi saya pikir, biarlah saya di luar struktur saja,” ujarnya lugas.

Meski demikian, Deden tetap memberikan dukungan moral kepada Ketua DPD PAN KBB yang baru, Jeje Ritchie Ismail.
“Saya ucapkan selamat kepada Kang Jeje Ritchie yang kini mengemban amanah sebagai Ketua DPD PAN KBB. Semoga bisa membawa PAN semakin maju dan solid di Bandung Barat,” katanya.

Penunjukan Jeje Ritchie diharapkan membawa energi baru dalam tubuh PAN KBB, terutama menjelang tahun-tahun politik yang penuh tantangan. Ia diharapkan mampu menyatukan barisan, merangkul seluruh elemen partai, dan menjawab aspirasi masyarakat dengan kerja politik yang nyata.

Dengan adanya pergantian ini, PAN KBB kini berada di persimpangan penting: mengukuhkan konsolidasi, memperkuat basis kader, serta menata langkah strategis menuju kemenangan dalam agenda politik ke depan.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *