Cianjur- Informannews.com|| Guna mendukung program pemerintah dalam percepatan pembangunan ekonomi desa, Danramil Cugenang, Kapten ARM Suhardi, SE, memimpin pelaksanaan pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih. Kegiatan awal pembangunan dilaksanakan pada Jumat, 21 November 2025, di Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Dalam sambutannya di lokasi, Kapten Suhardi menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan hari ini merupakan tahap awal, yaitu penggalian pondasi (ceker ayam) sebanyak 24 titik. Ia mengapresiasi antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh warga masyarakat.

“Kami berterima kasih sekali atas antusias warga yang bisa bersama-sama dalam rangka pembangunan ini. Kita lihat bersama hari ini sangat luar biasa partisipasi anggota warga yang membantu. Mudah-mudahan ini bisa berlangsung terus sampai dengan selesai nanti,” ujar Danramil.

Dia juga mengungkapkan target waktu penyelesaian gedung. “Target dari bangunan ini selama 90 hari kerja. Semoga dapat berjalan sesuai rencana dan ini sekaligus dalam rangka mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan gedung koperasi desa merah puti,” tambahnya.

Keterlibatan masyarakat dalam proyek ini telah diorganisir dengan sistematis. Setiap Ketua RT beserta sekretaris dan bendaharanya turun langsung, dengan menurunkan tiga orang per RT untuk bergotong-royong.

Sementara itu, Kepala Desa Talaga, Saprodin, dalam keterangannya menegaskan peran desa sebagai penerima manfaat dan pendukung. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan teknis pembangunan sepenuhnya ditangani oleh Babinsa dan Danramil.

“Kami sebagai kepala desa intinya kedepannya hanya sebagai penerima manfaat. Segala hal yang berurusan dengan pelaksana kerja itu adalah Babinsa dan Danramil. Kami diminta bantuan untuk tambahan tenaga kerja saja,” tutur Saprodin.

Ia merincikan sistem pembagian tenaga kerja harian dari desa. “Pekerja inti ada 4 orang tukang dan 2 orang laden. Untuk tenaga harian, diambil dari desa sebanyak 8 orang per hari. RT dari 24 RT dibagi 8, sehingga per RT-nya akan mendapat giliran. Dengan sistem ini, setiap RT akan mendapat jatah sekitar 8-9 hari sekali, dan bisa berputar hingga dua atau tiga kali hingga pembangunan selesai,” paparnya.

Kepala Desa Saprodin juga menyampaikan harapan besarnya atas hadirnya koperasi ini. Ia mengungkapkan kebanggaannya karena Desa Talaga merupakan satu dari 16 desa di Kecamatan Cugenang yang pertama kali siap lahan untuk dibangun.

“Mudah-mudahan ke depan, setelah kita diberikan kepercayaan punya Koperasi Merah Putih, desa kita bisa maju dan penghasilan meningkat. Dengan adanya koperasi, ekonomi desa bisa terbantu dan masyarakat kecil dapat membeli barang dengan harga yang lebih murah dibandingkan di tempat lain,” pungkasnya.

Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat, memberikan kemudahan akses permodalan, dan menekan harga kebutuhan pokok bagi warga setempat.

HDS/AS Najib/ Redaksi IN

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *