Berita Utama Nasional Sosial

YBAI Dorong Perempuan Hijau Indonesia (PHI) Jadi Gerakan Nasional, Target Terbentuk di 38 Provinsi pada 2030

NASIONAL – InformanNews || Yayasan Bentang Alam Indonesia (YBAI) menyampaikan program Perempuan Hijau Indonesia (PHI) ke Pemerintah Pusat sebagai upaya memperkuat peran perempuan muda dalam pelestarian lingkungan.

Pembentukan Perempuan Hijau Indonesia (PHI) yang bernaung di bawah YBAI menjadi sinyal kuat bagi kaum perempuan untuk menjadi garda terdepan dalam berpartisipasi aktif mendukung program pemerintah dalam upaya pelestarian lingkungan, khususnya bagi perempuan muda yang masih aktif di bangku sekolah maupun perguruan tinggi.

Ketua Dewan Pengurus YBAI, Ahmad Sastra, mengatakan pemilihan kader muda yang aktif, kreatif, inovatif, dan mau berkarya menjadi kunci PHI sebagai pelopor perjuangan pelestarian lingkungan.

“PHI adalah organisasi lingkungan perempuan yang memiliki program unggulan bernama RACIK (Rangkai Aksi Cinta Lingkungan Inovatif dan Kolaboratif). Di dalamnya terdapat beberapa elemen program antara lain pilah sampah, pengolahan kompos, air bersih, dan budidaya tanaman obat (toga),” ujar Ahmad.

Ahmad menjelaskan, PHI saat ini digerakkan oleh SDM muda yang berkompeten. Di antaranya Nayla Ramandhinya selaku Direktur PHI (Winner Putri Remaja Duta Lingkungan Jabar 2025), Zahira Nur Asyifa selaku Wakil Direktur PHI (Duta Lingkungan Jabar 2026), dan Agnes Via Geraldi selaku Sekretaris PHI (Duta Pembicara Indonesia 2026).

“Para perempuan muda ini telah sepakat dan berkomitmen untuk memaksimalkan program-program mereka dengan wadah PHI. Selain itu, sebagai pembina PHI adalah Saatun Nuzuliyah, S.T., M.Pd., selaku Wakil Sekretaris YBAI dan Duta Lingkungan Nganjuk Jawa Timur 2023, yang juga aktif sebagai penulis tingkat nasional dan berkomitmen membina adik-adiknya dalam melaksanakan program lingkungan, baik di Jawa Barat maupun wilayah lainnya,” jelasnya.

Di sisi lain, Ahmad menegaskan pihaknya akan menyampaikan permohonan dukungan kepada pemerintah tingkat pusat, salah satunya kepada Kementerian Lingkungan Hidup RI, Kementerian Kehutanan RI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA) RI, serta beberapa kementerian lainnya dan lembaga legislatif seperti MPR/DPR/DPD RI.

“Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pelaksanaan program PHI, karena PHI ini bukan hanya organisasi lokal di Jawa Barat, melainkan harus menjadi organisasi lingkup nasional yang menjadi wadah para perempuan muda untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian lingkungan,” tegas Ahmad.

Ahmad menambahkan, pihaknya menargetkan pada November mendatang akan mendampingi jajaran pengurus PHI untuk melakukan audiensi dengan beberapa instansi pemerintah pusat.

“Kami menargetkan pada tahun 2030 mendatang, pengurus perwakilan PHI telah terbentuk di 38 wilayah provinsi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujarnya.

Menurutnya, dewan pengurus dan para tokoh YBAI telah menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh perempuan di beberapa wilayah provinsi seperti Kalimantan, Lampung, DI Aceh, Riau, Bali, dan wilayah lainnya.

“Ini bukan hal yang mustahil terwujud ketika pengurus PHI memiliki motivasi dan keyakinan yang besar dalam menjalankan roda organisasi dan programnya, apalagi program-program PHI ini telah didukung oleh tokoh-tokoh nasional,” katanya.

Ahmad menegaskan, gerakan ini harus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah, baik pusat maupun daerah.

“Hal ini harus mendapatkan dukungan dari pemerintah, baik tingkat pusat maupun daerah, karena mereka ini anak bangsa yang memiliki kesadaran dan motivasi dalam membangun negara. Mereka menginginkan Indonesia dapat maksimal dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan agar terwujud alam lestari dan Indonesia yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah),” pungkasnya.

“Program PHI ini jelas bukan sekadar di atas kertas dan seremonial, tapi mereka aksi di lapangan serta berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat terkait persoalan-persoalan lingkungan,” tutup Ahmad. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *