Berita Utama

YBAI, Apresiasi Kegiatan “SIRUNG PESISIR” Pantai Indramayu

Indramayu – InformanNews || Dalam rangka memperingati hari pariwisata sedunia, bertepatan pada hari Minggu tanggal 27 September 2026 bertempat dipantai balongan indramayu, diselenggarakan kegiatan Sirung Pesisir, kegiatan yang di inisiasi oleh kalangan generasi muda yaitu berasal dari Paguyuban Noknang Dermayu.

Kegiatan yang bertema “Nandur Sekiyen, Ngopeni Dermayu Kanggo Mangsa Mengarep” yang artinya : “Menanam hari ini, merawat Indramayu untuk masa depan”. Sangat bermanfaat bagi keberlangsungan lingkungan dan ekologis pesisir pantai diwilayah Kabupaten Indramayu.

Event yang diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan ini salah satunya adalah penanaman 300 bibit pohon mangrove dan cemara, peserta yang hadir selain para pemuda, ada juga dari beberapa instansi seperti TNI dan sebagainya, peserta sangat antusias mengikuti kegiatan, khususnya generasi muda di Wilayah Kabupaten Indramayu. Event ini bukan saja tentang barometer minat dan kekompakan, akan tetapi sebuah edukasi kepada generasi muda agar ikut berpartisipasi aktif didalam upaya pelestarian lingkungan, khususnya di Wilayah Kabupaten Indramayu.

Dalam hal ini, Dini Riszki Ramadhani selaku Nok Pinujul 2026 Kabupaten Indramayu yang menjadi ketua panitia pelaksana mengatakan, Kami memilih Sirung Pesisir sebagai bentuk peringatan Hari Pariwisata Sedunia karena Kabupaten Indramayu memiliki garis pantai yang panjang dan potensi wisata pesisir yang besar. Salah satunya adalah Pantai Panda, yang memiliki peluang untuk dikembangkan, namun saat ini menghadapi permasalahan sampah dan abrasi.

Melihat kondisi tersebut, Paguyuban Noknang Dermayu menginisiasi Sirung Pesisir dengan tema “Nandur Sekien, Ngopeni Dermayu Kanggo Mangsa Mengarep” melalui aksi bersih pantai dan penanaman 300 bibit mangrove dan cemara. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dengan melibatkan sekitar 150 peserta.

Melalui kegiatan ini, kami berharap tumbuh kesadaran bahwa menjaga lingkungan dan melestarikan pariwisata merupakan tanggung jawab bersama. Kami juga berharap Pantai Panda dapat kembali berkembang sebagai destinasi wisata berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi lingkungan, UMKM lokal, masyarakat, dan perekonomian daerah.

Event Sirung Pesisir tersebut mendapat respon dan apresiasi dari pihak YBAI sebagai lembaga yang bergerak pada isu lingkungan, pariwisata dan kebudayaan tersebut berpendapat, dimana kondisi lingkungan pantai khususnya pantai utara yang sangat memprihatinkan. Dalam hal ini Ahmad Sastra selaku Ketua YBAI menyampaikan, semoga kegiatan ini langkah awal generasi muda di Wilayah Kabupaten Indramayu agar terus peduli terhadap lingkungan, karena permasalahan lingkungan bukan hanya tanggung jawab Pemerintah, akan tetapi tanggung jawab kita semua termasuk generasi muda, Ahmad Sastra menegaskan kepada generasi panitia penyelenggara, agar event ini jangan hanya sebagai seremonial dan kegiatan momentum saja. Dirinya berharap agar kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan, generasi muda harus ikut berpartisipasi aktif dalam melestarikan alam, khususnya di kawasan wisata pesisir.

Kemudian Ahmad Sastra menambahkan, semoga dengan event kegiatan tersebut generasi muda dapat mendorong terwujudnya konsep pariwisata berkelanjutan terutama kebijakan terkait perijinan usaha pariwisata, dimana konsep pariwisata berkelanjutan adalah pariwisata yang mengedepankan aspek lingkungan yang lestari, bukan hanya mengambil hasil dari objek wisata tersebut, khususnya pesisir pantai Kabupaten Indramayu harus benar-benar terjaga kelestariannya. Tutup Ahmad. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *