Berita Utama Daerah

Wujud Aksi Nyata Peduli Lingkungan, 2nd Runner Up Duta Lingkungan Jabar 2026 Kaysa Kirana Putri

BANDUNG — InformanNews||Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mengampanyekan pelestarian lingkungan, 2nd Runner Up Duta Lingkungan Jawa Barat tahun 2026, Kaysa Kirana Putri, menggelar kegiatan edukasi dan praktik langsung pemilahan serta pengolahan sampah. Kegiatan inspiratif ini dilangsungkan di pusat edukasi lingkungan Sekolah Kang Pisman, Kota Bandung, pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Didampingi para guru dan pendamping, kegiatan tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta didik dari PKBM Bintang Waktu Montessori. Kehadiran Kaysa Kirana Putri di lokasi pusat pengolahan limbah rumah tangga ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran ekologis sejak dini sekaligus mengenalkan metode pengelolaan sampah yang aplikatif kepada generasi muda.

Dalam sesi edukasinya, Kaysa bersama pihak Sekolah Kang Pisman memperkenalkan dan mempraktikkan konsep pengelolaan sampah komprehensif yang mencakup 9 metode utama pengolahan sampah. Kesembilan metode tersebut dirancang untuk mengoptimalkan penanganan limbah dari sumbernya, baik organik maupun anorganik, melalui pendekatan edukatif dan teknologi tepat guna sederhana—mulai dari sistem pengomposan mandiri, pemanfaatan budidaya maggot BSF, hingga pengenalan pemilahan berbasis daur ulang.

“Kesadaran menjaga lingkungan harus dibangun melalui aksi nyata yang dekat dengan keseharian anak-anak. Melalui media pembelajaran seperti buku edukasi anak E-DAPUR yang langsung di praktikan di Sekolah Kang Pisman ini, kita ingin menunjukkan bahwa sampah bukanlah akhir, melainkan sumber daya yang bisa dikelola dengan 9 metode aplikatif jika dipilah dan diolah dengan tepat,” ungkap Kaysa.

Melalui sinergi antara Duta Lingkungan, Sekolah Kang Pisman, dan institusi pendidikan seperti PKBM Bintang Waktu Montessori, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak agen-agen perubahan masa depan yang tidak hanya paham teori kelestarian lingkungan, tetapi juga cakap dalam mengimplementasikan aksi nyata pemilahan dan pengolahan sampah di lingkungan sekolah maupun keluarga masing-masing.

Ahmad Sastra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *