Berita Utama Pendidikan

Webinar SMK Merah Putih Bekasi, Hadirkan Fiona Callaghan, M.Si.

Bekasi- InformanNews | SMK Merah Putih Bekasi menggelar webinar pendidikan dengan menghadirkan Fiona Callaghan, M.Si yang dikenal sebagai juag Fiona Sukapura, sebagai narasumber dalam kegiatan bertema “Peran generasi muda menjaga warisan sejarah”.

Kegiatan ini menjadi pembelajaran bagi para peserta didik untuk memahami pentingnya mengenal, menghargai, dan menjaga warisan sejarah serta budaya indonesia ditengah perkembangan zaman yang semakin cepat.

Dalam kesempatan tersebut, Fiona berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga warisan sejarah. Menurutnya pelestarian sejarah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, sejarawan, atau masyarakat adat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama termasuk generasi muda sebagai penerus bangsa.

Fiona, mengajak para peserta untuk tidak melihat sejarah hanya sebagai cerita tentang masa lalu, tetapi sebagai bagian jati diri dan sumber pembelajaran untuk membangun masa depan. Salah satu pertanyaan yang menjadi refleksi dalam pembahasan adalah : “apa yang akan kita wariskan kepada generasi setelah kita?”, pertanyaan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap generasi memiliki peran dalam menentukan apakah pengetahuan, nilai, tradisi, situs sejarah, serta berbagai warisan leluhur akan tetap dikenal dan dipahami oleh generasi berikutnya.

Sebagai seorang yang aktif dalam mempelajari budaya, dan berinteraksi dengan berbagai masyarakat adat di Indonesia, Fiona yang juga selaku Ketua Dewan Pakar Yayasan Bentang Alam Indonesia (YBAI), terus membagikan pengalaman mengenai bagaimana perjumpaan dengan masyarakat adat dan memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga hubungan antara manusia, alam, sejarah dan kebudayaan.

Fiona yang juga dikenal dengan nama Juag Fiona Sukapura, dalam perjalanannya berinteraksi dengan berbagai masyarakat adat, Fiona memperoleh beberapa nama kehormatan atau nama leluhur dari komunitas adat, antara lain seiserei dari masyarakat adat Atsj-Asmat, Batari Hyang dari masyarakat adat Kabuyutan Gunung Ringgeung – Garut, serta Raden Siti Dewi Munigar yang disematkan oleh masyarakat adat Kabuyutan Besek, kampung pamipiran Kota Tasikmalaya pada 26 Juni 2026.

Penyematan nama-nama tersebut menjadi bagian, dari perjalanan Fiona dalam membagun hubungan, belajar, dan berdialog dengan masyarakat adat serta mengenal lebih jauh nilai-nilai budaya yang hidup diberbagai daerah Nusantara. Melalui webinar ini, SMK Merah Putih Kabupaten Bekasi turut memberikan ruang kepada generasi muda untuk melihat warisan sejarah dari perspektif yang lebih luas, bukan hanya sebagai sesuatu yang harus dikenang, tetapi sebagai pengetahuan yang perlu dipelajari, dirawat dan diteruskan.

Generasi muda memiliki posisi penting dalam keberlanjutan warisan sejarah, mengenal sejarah, mengunjungi situs budaya, mendokumentasikan cerita para sesepuh, mempelajari kesenian dan tradisi, serta menggunakan tekhnologi digital untuk memperkenalkan budaya merupakan beberapa langkah nyata yang dapat dilakukan oleh generasi muda.

Menurut Fiona, pada akhirnya menjaga warisan sejarah bukan hanya tentang mempertahankan apa yang telah diberikan oleh generasi terdahulu, tetapi juga tentang memastikan bahwa generasi yang akan datang masih memiliki cerita, identitas, dan akar budaya untuk dikenali. Tutupnya.

Ahmad Sastra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *