Berita Utama Daerah

Uji Kelayakan Calon Anggota BPD Desa Cihampelas KBB Pertama Kali Pakai CAT Digital


KBB – InformanNews.com||Seleksi calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Cihampelas periode 2026–2034 berlangsung berbeda dari tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, tes kemampuan calon anggota BPD dilaksanakan secara digital menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) di Aula Desa Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Kamis 11/6/2026.

Sebanyak 22 peserta mengikuti ujian tersebut. Rinciannya 15 laki-laki dan 7 perempuan. Mereka akan memperebutkan 9 kursi BPD dengan komposisi 6 laki-laki dan 3 perempuan.

Ujian dikerjakan melalui Google Form dan Google Classroom. Materi yang diujikan meliputi pengetahuan tentang Kabupaten Bandung Barat, peraturan BPD, pemerintahan desa, kewilayahan, hingga pengetahuan umum.

Total ada 25 soal pilihan ganda dan uraian. Setiap soal bernilai 4 poin dengan nilai maksimal 100.

Mamat Raih Nilai Tertinggi 92
Hasil sementara menunjukkan Mamat menjadi peserta dengan nilai tertinggi, 92. Disusul Dwi Amalia dan Tatang yang sama-sama meraih nilai 88.

Panitia memastikan kerahasiaan soal terjaga sampai ujian dimulai agar seleksi berjalan adil dan transparan.

Diapresiasi Pemkab Bandung Barat
Perwakilan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat yang hadir memberikan apresiasi. “Hal yang luar biasa, tes ini dilakukan secara online. BPD adalah mitra penting pemerintah desa. Keberadaan anggota yang terpilih sebagai keterwakilan masyarakat sangat krusial. Desa Cihampelas jadi contoh di Kabupaten Bandung Barat untuk proses pemilihan ini,” ujarnya.

Kepala Desa Cihampelas Asep Mulyadi mengatakan sistem digital dipakai untuk mengukur kualitas dan pemahaman calon BPD terkait tugas dan tanggung jawabnya.

“Di era digital sekarang, kami lakukan tes tanpa kertas, tanpa pensil. Penilaian langsung diketahui peserta sehingga mereka bisa mengevaluasi diri sendiri,” kata Asep.

Menurutnya, kemampuan adaptasi teknologi juga jadi penilaian penting. “Tujuan kami bukan sekadar mencari yang ingin jadi BPD. Kami ingin calon yang paham pemerintahan dan siap mengikuti perkembangan teknologi informasi,” tambahnya.

Tahapan Selanjutnya
Usai tes, panitia mulai menyiapkan pendataan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Calon BPD juga diminta memperkenalkan visi misi melalui pamflet yang dibagikan di media sosial masing-masing.

Para peserta mengaku mendapat pengalaman baru. Maman menyebut soalnya sesuai kebutuhan calon BPD. “Ini pengalaman pertama dan ujiannya sangat kompeten,” katanya.

Leni juga merasa seperti ikut ujian kuliah lagi. “Pesan saya, perbanyak wawasan. Pengalaman ini luar biasa,” ujarnya.

Pemerintah Desa Cihampelas berharap seleksi digital ini melahirkan anggota BPD yang berkapasitas, berwawasan, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

( Isak )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *