Trotoar adalah fasilitas umum yang dibangun untuk pejalan kaki, yang salah satu tujuannya menjaga keselamatan para pejalan kaki.
Tapi nyatanya disepanjang jalan dikawasan pasar lembang, alun-alun lembang dan jalan grand hotel banyak dipakai untuk berparkir kendaraan baik mobil maupun motor. Kondisi seperti ini sangat memprihatinkan mengingat trotoar dibangun dengan menggunakan uang negara yang seharusnya dipergunakan sesuai fungsinya.
Ini salah satu potret kurangnya penegakan hukum oleh pihak yang berwenang, satuan polisi pamong praja yang ada dikecamatan lembang, ini menjadi sebuah tanda tanya besar ada apa dengan kondisi seperti ini yang sepertinya sudah menjadi hal yang biasa saja.
Karena ini terlihat disetiap waktu bukan ketika hanya ada acara atau kegiatan saja. dan yang lebih menjadi pertanyaan lagi petugas parkir yang berjaga menggunakan seragam juru parkir resmi.
Hal ini sebuah kondisi yang seharusnya tidak boleh dibiarkan, kalau dilihat seperti fakta dilapangan seperti pembiaran pernanen oleh instansi pemerintah yang berwenang.
Miris melihat kondisi ini, fasilitas umum yang dibangun dengan uang negara yang seharusnya bermanfaat untuk para pejalan kaki, ini sebaliknya justru dipergunakan untuk lahan parkir bahkan untuk berjualan oleh para pedagang kaki lima. Padahal ini menjadi dampak lingkungan dan bahkan beresiko mencelakakan para pejalan kaki.
Sejauh ini tim informannews akan terus melakukan investigasi demi mencari apa yang terjadi dengan tata ruang seperti ini.
(Ahmad Sastra P)
