KOTA SUKABUMI– InformanNews|| Momentum pergerakan peduli lingkungan di Kota Sukabumi semakin tak terbendung. Melanjutkan misi mulia dari kolaborasi strategis antara komunitas Restoe Boemi dan Bank Syariah Indonesia (BSI), road show sosialisasi pengelolaan sampah kini sukses menggelar aksi ke-6 mereka di Kecamatan Cibeureum.
Seperti yang telah digaungkan sebelumnya, gerakan masif dan edukatif ini menargetkan 7 kecamatan di seluruh penjuru Kota Sukabumi. Setelah sukses menyebarkan virus kebaikan lingkungan di empat kecamatan sebelumnya, kini giliran masyarakat Cibeureum yang merasakan langsung dampak positif dari sinergi antara pegiat lingkungan dan sektor perbankan ini.
Suasana sosialisasi di Kecamatan Cibeureum dipenuhi dengan antusiasme warga khusus nya para ibu”. Meski demikian, ada sedikit pemandangan berbeda pada gelaran kali ini. Ketua Restoe Boemi, Ibu Kia Florita—yang biasanya selalu tampil penuh semangat di garis depan—berhalangan hadir karena kondisi kesehatannya yang sedang menurun.
Wakil Ketua Restoe Boemi, Ibu Silvi, tampil memimpin langsung jalannya acara. Kehadiran Ibu Silvi memastikan estafet edukasi kepada warga tetap berjalan maksimal, hangat, dan tepat sasaran, membawa pesan bahwa komitmen Restoe Boemi terhadap kelestarian Sukabumi tidak akan pernah luntur.
Turut hadir juga dari pihak bank bsi serta perwakilan dari Dinas lingkungan hidup kota sukabumi (DLH). Dukungan dari pemerintah kewilayahan di Kecamatan Cibeureum pun patut diacungi jempol. Camat Cibeureum hadir langsung membersamai kegiatan ini. Tidak hanya itu, sinergi ini terasa semakin kuat dengan hadirnya para Lurah, jajaran RW dan RT, hingga berbagai lapisan masyarakat yang kompak duduk bersama menyimak pentingnya tata kelola sampah rumah tangga.
Kehadiran elemen warga dari akar rumput ini membuktikan bahwa isu sampah adalah tanggung jawab bersama yang siap diselesaikan secara gotong royong.
Turut menyita perhatian dalam acara tersebut adalah kehadiran tokoh muda inspiratif, Syahrul Arifin. Pria yang akrab disapa Kang Syahrul ini hadir dalam kapasitasnya sebagai Duta Lingkungan Provinsi Jawa Barat sekaligus Deputi Bidang Program Yayasan Bentang Alam Indonesia (YBAI).
Kehadiran Kang Syahrul memberikan materi yang sangat edukatif sekaligus aplikatif serta membuka pandangan terkait kondisi pengelolaan sampah di kota sukabumi. Lewat pengalamannya di bidang Litbang Pertanian, ia mengajak masyarakat Cibeureum untuk melihat sampah bukan sekadar barang sisa, melainkan potensi ekonomi dan sumber pupuk organik yang bernilai guna bagi pertanian skala rumahan.
Kolaborasi pemikiran ini sejalan dengan visi YBAI yang terus mendorong aksi nyata perbaikan ekosistem di Jawa Barat.
Setelah sesi materi para audiens langsung di ajak praktek membuat media pengomposan menggunakan lobang biopori bersama DLH kota sukabumi.
Kerja sama yang semakin solid ini kembali menjadi bukti nyata bahwa Bank Syariah Indonesia (BSI) tidak hanya hadir sebagai raksasa di sektor finansial, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility) yang tajam terhadap isu-isu ekosistem lokal di Kota Sukabumi.
Dengan tuntasnya titik ke-6 di Kecamatan Cibeureum, kolaborasi tangguh antara Restoe Boemi, BSI kini semakin siap untuk menuntaskan sisa perjalanan road show mereka. Melalui edukasi yang konsisten, mereka membawa satu misi besar yang sama: mewujudkan tatanan Kota Sukabumi yang lebih bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan untuk generasi di masa depan, tentunya kegiatan ini di apresiasi juga oleh YBAI yang sama” Memiliki mimpi dalam mewujudkan Jawa Barat asri. ( Red )




