CIKAHURIPAN, Informannews — Pemerintah Desa Cikahuripan menggelar puncak peringatan hari jadi (Milangkala)ke-106 dengan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang dilaksanakan bersamaan dengan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) 17 Agustus, rangkaian perayaan tahun ini digelar terpisah pada Rabu (26/8) akibat padatnya agenda kegiatan desa.
Kepala Desa Cikahuripan, Oman Haryanto, SH. menyampaikan rasa syukur mendalam atas dukungan penuh warga dalam menyukseskan gelaran ulang tahun desa tersebut. Puncak perayaan pesta rakyat ini dimeriahkan dengan pagelaran seni kebudayaan tradisional Wayang Golek.
Peringatan Milangkala ke-106 ini turut menggerakkan perputaran ekonomi warga lokal. Terdata sebanyak kurang lebih 300 pedagang kaki lima dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memadati area Lapang Bola Desa Cikahuripan untuk berjualan.

Kades Cikahuripan menegaskan bahwa kebijakan kontribusi lapak sama sekali tidak memberatkan para pedagang, karena nilai yang ditarik murni dialokasikan untuk pemeliharaan kebersihan lapangan pasca-kegiatan.
“Retribusi tempat sangat terjangkau karena fokus kami bukan penarikan sewa lahan, melainkan khusus untuk pemeliharaan kebersihan lingkungan semata. Kami ingin para pedagang UMKM bisa memanen untung dan meningkatkan pendapatannya,”ujar Oman Haryanto saat dikonfirmasi awak media.
Menyambut puncak perayaan pagelaran seni wayang golek pada malam hari, pihak Pemerintah Desa mengimbau seluruh pengunjung dan warga masyarakat untuk senantiasa menjaga ketertiban serta keamanan lingkungan.
“Saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang hadir menyaksikan wayang golek agar tetap menjagakondusivitas wilayah. Harapan kami seluruh rangkaian kegiatan peringatan Milangkala ini berjalan tertib, aman, danlancar,” pungkasnya.
Reporter: Asep yana




