TUGU MUKTI, INFORMANNEWS — Pemerintah Desa Tugu Mukti menggelar rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi (Milangkala) ke-42 secara semarak dan penuh khidmat. Kegiatan tahunan ini dihadiri Camat Cisarua ( Iwan ) Kapolsek Cisarua ( Kompol Iwan Setiawan, SH., M.H CPHR.) Danramil Cisarua, kepala puskesmas, kepala upt KB juga para tokoh masyarakat.
dilaksanakan atas dorongan serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat guna memperingati tonggak sejarah berdirinya Desa Tugu Mukti sejak mekar dari Desa Pasir Halang pada tahun 1984 silam.
Kepala Desa Tugu Mukti, Nandang Suherman atau kerap (Kang Boni) menyampaikan bahwa peringatan hari jadi ini dirancang tidak hanya sebagai pesta rakyat, melainkan sebagai media edukasi sejarah bagi generasi muda agar senantiasa mengenang jasa para pendiri desa.
Kades Nandang Suherman menjelaskan, rangkaian acara tahun ini memadukan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW serta Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN). Kegiatan diawali dengan pengajian umum yang menghadirkan penceramah kondang asal Cipongkor, Ustazah Nais.

“Rangkaian acara kita satukan antara peringatan Maulid Nabi, PHBN, dan Hari Jadi Desa. Semalam Alhamdulillah masyarakat sangat antusias hadir dalam pengajian bersama Ustazah Nais sebagai bentuk rasa syukur atas usia Desa TuguMukti yang kini menginjak 42 tahun,” ujar Nandang Suherman saat diwawancarai Awak Media.
Selain kegiatan keagamaan, Pemdes Tugu Mukti juga menggelar acara saresehan dan pemaparan selayang pandang potensi sertabatas wilayah desa sebagai bentuk transparansi dan evaluasi pembangunan.
Rangkaian perayaan dipastikan berlangsung meriah hingga akhir bulan. Pihak panitia telah menyiapkan kegiatan jalan santai bersama warga pada tanggal 29 Agustus, diikuti dengan gelaran Pentas Seni Budaya Lokal seperti atraksi Pencak Silat dan potensi seni warga pada tanggal 30 Agustus.
Sebagai puncak penutupan pada tanggal 31 Agustus 2026, Pemdes Tugu Mukti akan menyuguhkan pagelaran seni tradisional Wayang Golek dari lingkung seni Putra Giri Harja 3 bersama Ki Dalang Yogaswara Sunandar Sunarya di area Kantor Desa TuguMukti.

“Puncak acara pada tanggal 31 Agustus akan ditutup dengan pagelaran Wayang Golek Putra Giri Harja 3. Ini semuaterwujud berkat kemauan dan partisipasi swadaya warga masyarakat yang saling bahu-membahu,” tegas Nandang.
Nandang berharap rangkaian acara perayaan milangkala ini memberikan dampak positif secara langsung terhadap peningkatan ekonomi warga lokal melalui sektor perdagangan dan UMKM.
“Harapan kami, kegiatan ini mampu mendongkrak perekonomian warga dan terus memupuk rasa gotong royong, persatuan,serta kesatuan di Desa Tugu Mukti,” pungkasnya.
Reporter: AC – DS




