Berita Utama Polri

Polsek Cikalongwetan Edukasi Siswa Baru SMA Karya Pembangunan Soal Bahaya NAPZA dan Perilaku Remaja

BANDUNG BARAT – INGORMANNEWS||

Polsek Cikalongwetan menggelar kegiatan Police Goes To School berupa penyuluhan bahaya NAPZA dan fenomena sosial perilaku remaja di SMA Karya Pembangunan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Kamis 16 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.40 WIB sampai 09.10 WIB ini merupakan bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS Tahun Ajaran 2026/2027.

Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M. hadir langsung sebagai pemateri. Turut mendampingi Kasium Aiptu Tedi Iswahyudi dan Bhabinkamtibmas Bripka Arip Jabar Malik. Kegiatan juga dihadiri Kepala Sekolah, para guru, tenaga pendidik, serta seluruh peserta didik baru SMA Karya Pembangunan.

Dalam pemaparannya, Kapolsek menyoroti dua tema utama. Pertama mengenai bahaya NAPZA. Ia menjelaskan jenis-jenis narkotika yang rawan beredar di kalangan remaja, dampak kerusakan fisik, mental, saraf otak, hingga rusaknya masa depan.

“NAPZA bukan hanya merusak tubuh, tapi juga menghancurkan cita-cita. Kami tegaskan ada ancaman hukum tegas sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujar AKP Deden.

Ia juga memberikan panduan praktis kepada siswa cara menolak tawaran NAPZA dan menjauhi lingkungan peredaran narkoba.

Tema kedua membahas fenomena sosial dan perilaku remaja. Kapolsek menguraikan perubahan pola pergaulan saat ini, bentuk-bentuk kenakalan remaja, serta konsekuensi hukumnya sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

“Pilihlah pergaulan yang positif dan berprestasi. Jauhi perbuatan yang melanggar norma agama, kesusilaan, dan hukum yang berlaku,” pesannya kepada siswa baru.

Sesi penyuluhan dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi interaktif. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar pergaulan, hukum, dan cara menjaga diri dari pengaruh negatif. Kegiatan ditutup dengan foto bersama.

Hasil dan Apresiasi

  • Peningkatan pemahaman: Siswa mendapatkan pemahaman mendalam tentang bahaya NAPZA dan dampak perilaku menyimpang.
  • Sinergi: Terjalin hubungan harmonis antara kepolisian, yayasan, sekolah, dan warga sekolah.
  • Kesadaran hukum: Motivasi dan kedisiplinan siswa meningkat untuk fokus meraih cita-cita.
  • Respons positif: Kepala sekolah, guru, dan siswa memberikan apresiasi tinggi atas materi yang disampaikan.

Pihak sekolah menyambut baik program ini dan berharap penyuluhan serupa dapat dilakukan secara rutin. Polsek Cikalongwetan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di lingkungan pendidikan guna mencegah kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba sejak dini. (Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *