Berita Utama Daerah Peristiwa

Perempuan yang Sempat Dilaporkan Hilang Ditemukan Meninggal, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

Kota Sukabumi, InformanNews|Pencarian seorang perempuan yang dilaporkan hilang sejak beberapa hari terakhir berakhir duka. MA’AH (63), warga Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, ditemukan meninggal dunia di aliran air dekat pematang sawah di Kampung Jeungjing, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Ade alias Akung saat mengecek aliran air yang mulai mengering akibat musim kemarau. Di sela-sela aliran tersebut, ia melihat sesosok tubuh perempuan tersangkut sehingga langsung melaporkan temuannya kepada Ketua RT dan RW, yang kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Sukaraja.

Petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres Sukabumi Kota segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah.

Saat pertama kali ditemukan, identitas korban belum diketahui. Namun, tak lama kemudian seorang anggota keluarga datang ke lokasi untuk memastikan ciri-ciri korban yang sebelumnya telah dilaporkan hilang ke Polres Sukabumi Kota pada Jumat (31/7/2026). Setelah dilakukan identifikasi, dipastikan bahwa jenazah tersebut merupakan MA’AH.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan bersama tim medis setelah proses evakuasi selesai.

“Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan di RSUD R. Syamsudin, SH tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat hipertensi dan mengalami kepikunan ringan sehingga beberapa kali pernah keluar rumah dan tersesat,” kata Ipda Ade Ruli Bahtiarudin kepada Informan News. com, Minggu ( 2/8/2026 ).

Menurutnya, keluarga korban sebelumnya telah membuat laporan orang hilang karena korban tidak kunjung pulang ke rumah selama beberapa hari.

“Setelah seluruh proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Dalam penanganan kasus tersebut, Polsek Sukaraja melakukan serangkaian langkah, mulai dari menerima laporan masyarakat, mengamankan lokasi penemuan, memasang garis polisi, berkoordinasi dengan Tim Inafis, meminta keterangan para saksi, hingga membawa jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan pemeriksaan medis, polisi tidak menemukan adanya indikasi tindak pidana maupun unsur kekerasan dalam peristiwa tersebut. Kasus penemuan jenazah itu pun selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. (BJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *