BANDUNG BARAT – InformanNews || Seorang pemancing yang diduga tenggelam di Waduk Cirata akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan mengambang di perairan PLTA Waduk Cirata Blok Cisuru RT 05/01, Desa Nanggeleng, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, Senin (19/10/2026) sekira pukul 08.00 WIB.
Korban diketahui bernama Irfah Sanusi bin Omis (30), warga Kampung Cikokosan RT 02/02, Desa Kertamukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
Kapolsek Cipeundeuy Kompol Suandi menjelaskan, korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Sabtu (17/10/2026) dini hari saat memancing bersama saksi dan anaknya di lapak pemancingan Blok Cisuru.

“Kronologinya pada Jumat malam 16 Oktober sekira pukul 21.00 WIB korban bersama dua orang lainnya memancing di Waduk Cirata. Saksi dan anak korban kemudian beristirahat tidur di lapak, sementara korban masih memancing sendirian,” ujar Kompol Suandi.
Pada Sabtu pagi sekira pukul 05.00 WIB, saksi terbangun dan mendapati korban sudah tidak ada di lapak. Di lokasi hanya ditemukan joran, jaket warna hitam yang tergantung, dan celana panjang milik korban dalam keadaan basah.
“Setelah dicari di sekitar lapak tidak ditemukan, diduga korban tenggelam. Kemudian kami bersama Basarnas melakukan pencarian,” kata Kompol Suandi.
Setelah dua hari pencarian, korban akhirnya ditemukan mengambang pada Senin pagi dan langsung dievakuasi oleh personel Polsek Cipeundeuy bersama Tim Basarnas Provinsi Jawa Barat ke daratan.
Sejumlah personel gabungan turun ke TKP, mulai dari Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, Kanit Binmas, Kanit Samapta Polsek Cipeundeuy, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Unit Intel Kodim 0609/Cimahi, hingga Satpol PP Kecamatan Cipeundeuy.
Polisi telah melakukan olah TKP, membuat sketsa, meminta keterangan saksi, dan melakukan penyelidikan. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.
“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang diketahui Kepala Desa,” pungkas Kompol Suandi. (Red)




