Garut — InformanNews||Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., meresmikan Jembatan Perintis Garuda yang membentang di Sungai Cipalebuh, Kampung Cikopo Munjul RT 01/RW 13, Desa Pameungpeuk, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Rabu (26/8/2026).
Peresmian yang berlangsung pukul 09.30 WIB tersebut diikuti sekitar 300 orang dan dihadiri jajaran Kodam III/Siliwangi, Korem 062/Tarumanagara, Kodim 0611/Garut, Pemerintah Kabupaten Garut, unsur Forkopimda, Muspika Kecamatan Pameungpeuk, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan manifestasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus wujud kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Pangdam, kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak aktivitas masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga, mempercepat akses ekonomi, pendidikan, serta pelayanan masyarakat yang sebelumnya terkendala oleh keterbatasan akses penghubung antarwilayah.

“Pembangunan infrastruktur ini merupakan wujud nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat dan menjadi solusi. Program ini juga selaras dengan target besar Presiden Prabowo Subianto dan Kepala Staf Angkatan Darat untuk menuntaskan pembangunan jembatan perintis di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Pangdam.
Pangdam menegaskan, keberhasilan pembangunan jembatan tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pihak swasta/BUMN, serta masyarakat yang secara bergotong royong bersama prajurit di lapangan.
“Inilah bukti nyata dari semboyan TNI Hadir Untuk Rakyat dan Bersama Rakyat, TNI Kuat,” tegasnya.
Pangdam juga berpesan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat Jembatan Perintis Garuda sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat hingga generasi mendatang.
Sementara itu, Bupati Garut menyampaikan apresiasi kepada TNI, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut hingga dapat diselesaikan 100 persen.
Menurutnya, peresmian infrastruktur tersebut bukan sekadar penanda selesainya pembangunan fisik, tetapi merupakan bukti nyata hadirnya pemerintah dan seluruh unsur terkait dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Bupati juga mengimbau masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan sebagai fasilitas bersama serta mengutamakan keselamatan saat melintas, khususnya bagi anak-anak sekolah.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda kemudian ditandai dengan prosesi pemotongan pita dan peninjauan jembatan oleh Pangdam III/Siliwangi bersama Danrem 062/Tarumanagara serta para tamu undangan.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, penyerahan sembako, santunan kepada anak yatim, penyerahan dua pasang domba, doa bersama, foto bersama dan ramah tamah.
Jembatan Perintis Garuda tersebut menjadi bagian dari program strategis pembangunan 200 titik Jembatan Garuda di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempermudah mobilitas harian masyarakat dan anak-anak sekolah, serta membuka akses yang lebih cepat terhadap berbagai fasilitas pelayanan dan aktivitas perekonomian.
Bagi masyarakat Kampung Cikopo Munjul, pembangunan jembatan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran negara dan TNI dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan dan kawasan yang memiliki kerawanan terhadap bencana.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam III/Siliwangi secara resmi menyatakan Jembatan Perintis Garuda di Sungai Cipalebuh diresmikan. (Red)
Pendam III/Siliwangi




