CIAWI, INFORMANNEWS KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 – Warga Kampung Cidedes, Ciawi, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di area Jalan Pelintasan Ciawi, tepatnya didepan sebuah toko perabotan rumah tangga (mebel). Korban yang diduga merupakan preman setempat ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan pada dini hari, memicu dugaan kuat adanya tindak kekerasan fatal akibat pengaruh minuman keras.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa berdarah tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 03.00 WIB. Warga setempat menuturkan bahwa sebelum penemuan mayat, sempat terdengar keributan hebat yang diduga kuat dipicu oleh sekelompok oknum yang tengah berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Korbanditemukan tergeletak tak bernyawa di depan sebuah toko mebel dengan sejumlah luka parah di sekujur tubuhnya.
Kondisi jenazah saat ditemukan sangat memprihatinkan. Terdapat luka sobek dan memar parah pada bagian kulit korban, yang mengindikasikan adanya hantaman benda tumpul maupun sabetan senjata tajam.
“Tanda-tandanya sangat jelas, ini diduga kuat akibat dibacok atau dipukul benda keras, karena kondisi kulitnya hancur,” ujar salah seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih kesulitan mengungkap motif pasti dan identitas korban. Hal ini dikarenakan korban, yang sehari-harinya kerap berkeliaran sebagai preman di wilayah Ciawi, sama sekali tidak mengantongi kartu identitas (KTP) atau dokumen pengenal lainnya saat kejadian berlangsung. Jenazah korban telah dievakuasi danproses identifikasi forensik tengah dilakukan secara intensif.
Kasus ini semakin menyoroti minimnya pengawasan dan keamanan di kawasan Ciawi pada malam hari, terutama terkait maraknya oknum-oknum tak bertanggung jawab yang kerap memicu keresahan warga. Publik mendesak aparat penegak hukum untuk tidak hanya mengungkap kasus dugaan pembunuhan ini, tetapi juga meningkatkan patroli rutin guna memberantas peredaran minuman keras ilegal yang kerap menjadi akar dari berbagai tindakan kriminalitas di wilayah tersebut.
Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi otoritas keamanan di Ciawi. Publik kini menanti langkah cepat dari kepolisian untuk mengidentifikasi korban, memburu para pelaku yang diduga terlibat, dan mengungkap misteri di balik keributan maut tersebut. Pengawasan ketat terhadap peredaran minuman keras dan peningkatan intensitas patroli malam menjadi langkah krusial yang wajib segera direalisasikan agar insiden serupa tidak kembali terulang dan mengancam keselamatan masyarakat. (AC)




