KBB- InformanNews.com|| Permasalahan sampah, bukan lagi hal yang asing ditelinga kita, ini sudah menjadi permasalahan nasional yang sering disebut “darurat sampah”, bahkan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia menargetkan tahun 2026 menghentikan metode open dumping sampah di TPA, berdasarkan pernyataan mantan Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq.

Kendati demikian, untuk mencapai target tersebut bukanlah hal yang mudah, berbagai kendala tentunya yang dihadapi oleh pemerintah kita, terlebih membangun kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarang tempat bahkan lebih bagusnya lagi di adakan pengelolaan sampah ditingkat masyarakat bertujuan agar sampah selesai pada sumber.

Seperti contohnya di Wilayah Bandung Barat yang dilakukan oleh masyarakat Kampung Barunagri RW 011 Desa Sukajaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, dimana masyarakat dilingkungan tersebut telah melaksanakan pengelolaan sampah dilingkungannya secara mandiri, walaupun dengan metode yang sangat sederhana dan dengan segala keterbatasan sarana prasarana, masyarakat didukung oleh pengurus lingkungan setempat tetap antusias, tempat pengolahan sampah tersebut sangat sederhana dan telah dilaksanakan sejak beberapa tahun ke belakang.

Dadang, selaku ketua RW menyatakan, dirinya beserta jajaran pengurus RT sangat peduli terhadap kelestarian lingkungan, makanya mendukung kegiatan pengolahan sampah yang dilakukan oleh warganya, dimana setiap rumah membuang sampah dengan pola diangkut oleh petugas yang keliling dengan cator kemudian dipilah ditempat pengolahan sampah Ungkapnya. “Ungkapnya.

Walaupun dengan metode yang sangat sederhana, kegiatan tersebut tetap terus dilaksanakan tahun demi tahun. Dadang menambahkan, pihaknya baru hanya menerima bantuan oleh pemerintah dalam bentuk cator/kendaraan yang digunakan untuk mengangkut sampah dari rumah warga ke tempat pengolahan sampah tersebut.

Dirinya beserta jajaran pengurus RT dan masyarakat sangat mengharapkan dukungan pemerintah, agar kegiatan ini memiliki sarana dan prasarana yang memadai seperti bank sampah. Hal tersebut agar dapat mengoptimalkan kegiatan tersebut.”Tutupnya.

(Ahmad Sastra)

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *