Sukabumi- InformanNews||MAN 3 Sukabumi bekerja sama dengan PT Yakult Indonesia menyelenggarakan kegiatan Edukasi Probiotik bagi Siswa pada Selasa (11/8/2026). Kegiatan yang diikuti 200 peserta didik perwakilan kelas X, XI, XII, serta Kader Adiwiyata tersebut menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai kesehatan pencernaan dan pola hidup sehat.
Kegiatan menghadirkan Tim Edukasi PT Yakult Indonesia, Ari W. Soedjito dan Ginanjar Akbari Jatnika, sebagai pemateri. Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai pengertian probiotik, jenis bakteri baik, serta manfaatnya bagi kesehatan tubuh, khususnya dalam menjaga kesehatan pencernaan dan mendukung imunitas.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan minum Yakult bersama. Para peserta mendapatkan produk dengan pilihan varian rasa Original, Strawberry, dan Mangga. Guru pendamping yang hadir juga turut mengikuti kegiatan tersebut.
Suasana semakin interaktif melalui sesi kuis seputar probiotik dan produk Yakult. Para siswa tampak antusias menjawab pertanyaan, mengajukan pertanyaan, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah berupa produk Yakult.
Wakil Kepala MAN 3 Sukabumi bidang Humas, Yuli Yuniar, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Humas memperluas jejaring dan membangun kerja sama dengan pihak eksternal madrasah.
“Sebagai Humas, kami terus berupaya memperluas jejaring dan menjalin kerja sama dengan lembaga eksternal, baik dari unsur pendidikan, kesehatan, maupun dunia usaha. Tujuannya agar siswa mendapatkan wawasan dan pengalaman langsung di luar kelas. Sinergi dengan PT Yakult Indonesia ini menjadi salah satu bentuk nyata dalam mendukung terwujudnya madrasah yang sehat, literat, dan berdaya saing,” ujarnya.
Selain kegiatan edukasi, Tim PT Yakult Indonesia juga membuka stan penjualan bagi warga madrasah yang ingin memperoleh produk dengan berbagai varian rasa.
Melalui kegiatan ini, MAN 3 Sukabumi berharap siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai probiotik, tetapi juga semakin memiliki kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi kesehatan tersebut diharapkan turut mendukung tumbuhnya generasi madrasah yang sehat, cerdas, dan berprestasi. (Jiend)




