Berita Utama Peristiwa

Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Rumah di Surade, Kerugian Capai Rp100 Juta

SUKABUMI – INFORMANNEWS || Siang yang semestinya berjalan seperti biasa di Kampung Tegalpari, Desa Kadaleman, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, mendadak berubah mencekam. Kobaran api melalap sebagian rumah tinggal dua lantai milik Ibu Mila pada Rabu (28/10/2026).

Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu bukan hanya menyisakan kerusakan pada bangunan, tetapi juga menimbulkan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp100 juta. Beruntung, penghuni rumah dilaporkan selamat dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Laporan kebakaran diterima petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Sektor 11 Surade pada pukul 11.54 WIB. Tanpa menunggu lama, satu unit armada diberangkatkan dua menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 12.07 WIB.

Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung berjibaku memadamkan api yang membakar sebagian bangunan. Upaya tersebut dilakukan untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegahnya menjalar ke bagian rumah yang masih dapat diselamatkan maupun bangunan di sekitarnya.

Danton Damkar Pos Sektor 11 Surade, Widi Sukardi, menjelaskan bahwa berdasarkan laporan awal, kebakaran diduga berasal dari gangguan instalasi listrik.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Prioritas kami adalah mengendalikan api agar tidak semakin meluas dan menyelamatkan bagian bangunan yang masih bisa dipertahankan,” ujar Widi.

Proses pemadaman dimulai pukul 12.09 WIB. Setelah sekitar 38 menit melakukan penanganan, petugas berhasil memadamkan api pada pukul 12.47 WIB.

Berdasarkan data petugas, area yang terbakar diperkirakan berukuran 4 x 6 meter dari keseluruhan bangunan berukuran sekitar 20 x 6 meter. Sekitar 20 persen bagian bangunan dilaporkan terdampak, sedangkan 80 persen lainnya berhasil diselamatkan.

Selain mengendalikan kobaran api, petugas juga berupaya melindungi bangunan di sekitar lokasi. Satu unit rumah milik Bapak Aop beserta sebagian perlengkapan rumah tangga berhasil diselamatkan dari ancaman kebakaran.

Di tengah upaya penanganan, kondisi jalan yang berlubang menjadi salah satu kendala bagi petugas saat menuju lokasi. Meski demikian, hambatan tersebut tidak menghentikan upaya petugas untuk segera memberikan pertolongan.

Satu unit armada bernomor 11.01 dari Pos Sektor 11 Surade dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Jarak lokasi kejadian dari posko pemadam diperkirakan sekitar enam kilometer.

Bagi penghuni rumah, kejadian itu menjadi pengalaman yang tidak mudah. Kerusakan bangunan dan kerugian materi mungkin membutuhkan waktu untuk dipulihkan. Namun, di tengah musibah tersebut, keselamatan jiwa menjadi hal paling berharga karena seluruh penghuni dilaporkan dalam keadaan baik.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik di rumah. Kabel yang sudah usang, sambungan listrik yang tidak sesuai standar, serta penggunaan peralatan listrik secara berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

Pemeriksaan instalasi secara berkala dan memastikan peralatan listrik dalam kondisi aman menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah kejadian serupa.

Di Kampung Tegalpari, api memang telah berhasil dipadamkan. Namun, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran harus tetap menyala, demi menjaga keselamatan keluarga dan melindungi tempat tinggal dari ancaman yang bisa datang sewaktu-waktu.(JiEnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *