Dispen Kormar TNI Angkatan Laut.
Jakarta, InformanNews||Asisten Operasi Panglima Korps Marinir Brigadir Jenderal TNI (Mar.) Arief Rahman Hendrata Anggoro Jati, S.E., CTMP., M.M., menghadiri Sidang Dewan Pengembangan Operasi dan Taktik LXXXI Tahun Anggaran 2026.
Sidang digelar di Ruang Serbaguna Mako Pushidrosal, Jakarta. Turut mendampingi Perwira Staf Ahli Panglima Korps Marinir Bidang Operasi Kolonel Marinir Didiet Hendra Wijaya, M.Mp., serta Perwira Staf Operasi Kormar.
Pokok Kegiatan
Sidang Wanbangopstik merupakan forum pembahasan dan pengembangan bidang operasi serta taktik TNI Angkatan Laut. Peserta mengikuti kegiatan secara tatap muka dan video conference.

Tujuan sidang adalah menyusun dan menyempurnakan piranti lunak berupa petunjuk referensi dan pedoman. Dokumen ini menjadi acuan dalam pelaksanaan tugas operasi dan latihan.
Tiga Naskah Strategis yang Dibahas:
- Pedoman Penyelenggaraan Operasi Amfibi
- Petunjuk Referensi Pemetaan untuk Kepentingan Militer
- Petunjuk Referensi Pembuatan Direktif Operasi di Lingkungan TNI Angkatan Laut
Pembahasan diarahkan agar dokumen selaras dengan perkembangan lingkungan strategis dan kebutuhan organisasi.
Pernyataan TNI AL
Membacakan sambutan Asops Kasal, Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Mochammad Riza, S.E., M.Tr.Opsla., CRMP., menyampaikan bahwa Sidang Wanbangopstik menjadi wadah merumuskan, mengkaji, dan mengembangkan konsep operasi serta taktik peperangan matra laut secara berkelanjutan.
“Pembaruan piranti lunak diperlukan agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan dinamika tugas TNI Angkatan Laut,” ujarnya.
Dukungan Korps Marinir
Kehadiran Asops Pangkormar menegaskan komitmen Korps Marinir mendukung proses pengembangan doktrin, operasi, dan latihan TNI Angkatan Laut.
Melalui sidang ini diharapkan terbit pedoman yang aplikatif untuk meningkatkan kesiapan operasional satuan dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
( Red )




