Rumah eco enzym dan kompos adalah pusat edukasi, sekaligus pusat pengelolaan limbah organik untuk dijadikan eco enzyme dan kompos yang berlokasi di Jalan Kapten Naseh Kota Tasikmalaya.

Kali ini melaksanakan kegiatan pelatihan bekerjasama dengan komunitas Jabar Bergerak Zillenial dan Pusat Pelatihan Pertanian Dan Pedesaan Swadaya (P4S) pimpinan Marhaban, kegiatan ini sebagai bagian dari upaya bersama dalam membangun kesadaran lingkungan di masyarakat.

Deviani selaku founder rumah eco enzyme dan kompos yang telah melaksanakan kegiatan ini sejak beberapa tahun yang lalu, sudah banyak masyarakat yang telah diajarkan untuk memilah sampah dan mengolah limbah organik menjadi eco enzyme dan kompos.

Beliau meyakini bahwa edukasi dan praktik langsung menjadi kunci dalam mengubah pola pikir serta kebiasaan masyarakat terhadap pengolahan limbah organik. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mempraktikan langsung pembuatan eco enzyme dan kompos yang dapat diterapkan dirumah masing-masing.

Kemudian seorang ibu yang juga menjabat sebagai anggota dewan pembina Yayasan Bentang Alam Indonesia (YBAI) ini memaparkan, tujuan utama pelatihan eco enzyme dan kompos yang ia laksanakan bertujuan untuk :

  1. Meningkatkan kesadaran Lingkungan.
  2. Mengurangi volume sampah langsung di sumber.
  3. Membekali keterampilan praktis peserta dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Menghasilkan produk bernilai guna.
  5. Mendorong kemandirian dalam menciptakan ekonomi sirkular dilingkungan.
  6. Membentuk agen perubahan (Agent Of Change).
  7. Mendukung pertanian ramah lingkungan.

Kegiatan tersebut di ikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Tasikmalaya, antara lain dari Universitas Siliwangi, Universitas Perjuangan, Poltekes, UPI, Institut Agama Islma Tasikmalaya (IAIT) dan Universitas Cipasung (UNCIP), selain dari itu juga kelompok wanita tani (KWT).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Fraksi PKS H. Yadi Mulyadi, S.H. dan Kepala Bidang Pengelolaan sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya Feri Arif Maulana.

Deviani berharap Rumah Eco Enzyme Dan Kompos yang dipimpinnya dapat terus menjadi ruang belajar, berbagi dan bertumbuh bersama masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat, mandiri dan berkelanjutan. Tutupnya.

Ahmad Sastra

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *