Berita Utama Polri

Kepedulian Kapolres Sukabumi Hadirkan Harapan Air Bersih bagi Warga Empat Kampung di Ciracap

Sukabumi – InformanNews || Air bersih menjadi harapan besar bagi warga yang selama ini berjuang menghadapi kekeringan. Di Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, harapan itu kini mulai menemukan jalan melalui pembangunan sumur bor bantuan Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H.

Warga Kampung Cibilo, Lebak Saat, Cilimus, dan Bangbayang menyambut penuh syukur pembangunan sarana air bersih tersebut. Pasalnya, kekeringan berkepanjangan yang melanda wilayah itu telah membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.

Pengerjaan sumur bor telah dimulai sejak 20 Oktober 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu lima hari. Jika berjalan sesuai rencana, fasilitas tersebut diharapkan segera menjadi sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di empat kampung tersebut.

Bagi sebagian orang, air mungkin merupakan kebutuhan yang mudah diperoleh. Namun, bagi warga yang menghadapi keterbatasan sumber air, setiap tetesnya memiliki arti penting. Kebutuhan memasak, mencuci, mandi, hingga menjaga kebersihan keluarga menjadi tantangan tersendiri ketika persediaan air semakin menipis.

Kondisi itulah yang mendorong pentingnya kehadiran bantuan nyata di tengah masyarakat. Sebelum pembangunan sumur bor dimulai, jajaran Polres Sukabumi juga telah mendistribusikan bantuan air bersih ke lokasi terdampak sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang mengalami krisis air.

Kini, pembangunan sumur bor menjadi langkah lanjutan yang diharapkan mampu memberikan solusi lebih berkelanjutan bagi masyarakat.

Mak Tati: Bantuan Ini Sangat Berarti bagi Kami

Rasa syukur dirasakan langsung oleh warga yang selama ini harus menghadapi kesulitan air bersih. Mak Tuti, salah seorang warga, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Sukabumi yang telah memberikan perhatian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bersyukur atas bantuan ini. Selama musim kemarau, air menjadi kebutuhan yang sulit kami penuhi. Terima kasih kepada Bapak Kapolres Sukabumi yang sudah peduli kepada kami. Mudah-mudahan sumur bor ini cepat selesai dan airnya bisa dimanfaatkan oleh seluruh warga,” ujar Mak Tuti.

Menurutnya, bantuan tersebut memberikan harapan baru bagi masyarakat, khususnya keluarga yang setiap hari membutuhkan air untuk keperluan rumah tangga.

Ia berharap keberadaan sumur bor nantinya dapat meringankan beban warga dan membantu mereka menghadapi musim kemarau tanpa harus terus-menerus dibayangi kesulitan mendapatkan air bersih.

Tokoh Masyarakat Apresiasi Kepedulian Polres Sukabumi

Apresiasi juga disampaikan tokoh masyarakat setempat, H. Otang. Ia menilai pembangunan sarana air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolres Sukabumi atas kepeduliannya kepada warga Desa Mekarsari, khususnya di empat kampung yang mengalami kesulitan air bersih. Bantuan ini sangat dibutuhkan masyarakat dan mudah-mudahan membawa manfaat besar bagi warga,” ungkap H. Otang.

Ia berharap pembangunan dapat diselesaikan sesuai target sehingga masyarakat segera memperoleh akses terhadap sumber air bersih yang lebih mudah dijangkau.

Menurutnya, persoalan air bersih tidak hanya menyangkut kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan, kebersihan lingkungan, serta kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Lebih dari Sekadar Bantuan, Ada Harapan yang Tumbuh

Kepedulian Kapolres Sukabumi melalui pembangunan sumur bor ini memperlihatkan bahwa pengabdian kepolisian juga dapat diwujudkan melalui aksi sosial dan kemanusiaan yang menjawab kebutuhan mendasar masyarakat.

Di tengah kondisi kekeringan, bantuan tersebut menjadi bentuk kehadiran negara melalui kepolisian dalam membantu masyarakat menghadapi kesulitan.

Pembangunan sumur bor di Desa Mekarsari diharapkan tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga mampu mendukung ketersediaan air bersih dalam jangka panjang. Dengan demikian, warga empat kampung dapat memiliki sumber air yang lebih memadai untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Bagi masyarakat Cibilo, Lebak Saat, Cilimus, dan Bangbayang, harapan kini tertuju pada selesainya pengerjaan sumur bor tersebut.

Mereka menantikan saat air mulai mengalir dan dapat dimanfaatkan bersama. Sebuah harapan sederhana, tetapi memiliki arti besar bagi warga yang selama ini harus bertahan di tengah keterbatasan.

Sebab, ketika air bersih kembali mudah dijangkau, yang hadir bukan hanya kelegaan, melainkan juga kesempatan bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.(JiEnd)

Caption : Warga Desa Mekarsari bersama Kapolsek Ciracap, Akp Taufik Hadian, berada di lokasi pembuatan sumur bor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *