SUKABUMI – InformanNews.com|| Upaya edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan terus digulirkan mengingat urgensi kondisi lingkungan khusus nya terkait sampah sangat perlu di perhatikan. Kali ini, Kepala Divisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Pertanian Yayasan Bentang Alam Indonesia (YBAI) Syahrul Arifin, yang juga merupakan bagian dari Tim Resto Boemi, turut serta mendampingi Wakil Wali kota Sukabumi sekaligus Ketua Restoe boemi, Kia Florita, dalam agenda sosialisasi pengelolaan sampah di Kelurahan Cisarua.
Kegiatan seru ini diawali dengan senam pagi bersama gabungan ibu-ibu dari Kelurahan Cisarua dan sekitarnya. Agenda ini menjadi momentum untuk mempererat kedekatan dengan masyarakat sebelum memasuki sesi edukasi teknis mengenai pemilahan limbah rumah tangga.
Dalam sosialisasi tersebut, Sahrul Arifin bersama Kia Florita dan Tim Resto Boemi memaparkan urgensi pemilahan sampah antara kategori organik dan anorganik. Mengingat latar belakangnya di bidang Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Syahrul turut memberikan pemahaman mengenai transformasi sampah organik menjadi bahan bermanfaat melalui tiga teknik pengomposan:
- Teknik Biopori: Untuk konservasi air dan pengolahan limbah bawah tanah.
- Teknik Aerobik: Pengomposan dengan sirkulasi udara bagi masyarakat yang memiliki lahan terbuka.
- Teknik Anaerobik: Solusi pengolahan limbah organik di ruang tertutup.
Pihak Yayasan Bentang Alam Indonesia (YBAI) sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Syahrul, karena dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen nyata YBAI dalam mendukung program-program lingkungan dan sosial di wilayah Kota Sukabumi.
Melalui edukasi ini, diharapkan ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Cisarua mampu mengimplementasikan cara pengomposan mandiri, sehingga sampah tidak lagi menjadi masalah, melainkan sumber daya yang berguna.
“Edukasi ini penting agar masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, paham bagaimana cara memilah sampah dan bisa melihat bahwa sampah organik memiliki potensi besar jika dikelola dengan teknik yang benar” ujar Ketua restoe boemi ( kia florita) di sela-sela kegiatan.
Mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Syahrul, Aurelie Tania selaku Program Director YBAI mengatakan, kegiatan sosialisasi dan edukasi seperti ini menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sejak dari rumah tangga, YBAI sangat mengapresiasi keterlibatan aktif kepala Divisi Litbang Pertanian bersama Tim Resto Boemi dan ibu Wakil Walikota Sukabumi dalam memberikan edukasi yang aplikatif kepada masyarakat.
Melalui pemahaman tentang pemilahan sampah serta tekhnik pengomposan organik, kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa sampah bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai manfaat apabila dikelola dengan baik. Kedepan, YBAI berkomitmen untuk terus mendukung program-program edukasi lingkungan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat. “Tutupnya.
Ahmad Sastra




