BANYUWANGI, InformanNews.com– 6 Mei 2026 – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Banyuwangi. Kunjungan dilakukan oleh Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi.
Tim Kemenko Polkam meninjau kesiapan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mendukung layanan digital pemerintahan. Fokus utama meliputi evaluasi kapasitas pusat data (data center), kemampuan server, serta penerapan keamanan siber.
Hasil peninjauan menunjukkan infrastruktur pusat data Banyuwangi telah didukung server produksi berkapasitas besar. Spesifikasinya mencapai sekitar 2 TB RAM, 500 inti (core) CPU, dan 100 TB penyimpanan (storage). Selain itu, tersedia pula server pengembangan untuk inovasi aplikasi.

Dari sisi keamanan siber, sistem telah dilengkapi perangkat firewall terintegrasi seperti FortiGate, FortiAnalyzer, FortiMail, FortiWeb, dan FortiClient. Sistem pencadangan data (backup) berbasis NAS berkapasitas sekitar 130 TB juga sudah tersedia.
Pendekatan keamanan berlapis dinilai sudah baik untuk melindungi sistem dari ancaman siber seperti peretasan dan kebocoran data. Namun, masih diperlukan penguatan pada aspek pemantauan (monitoring) dan integrasi sistem keamanan.
Secara umum, kapasitas infrastruktur dan pengelolaan data di Banyuwangi dinilai cukup memadai. Meski demikian, Kemenko Polkam merekomendasikan beberapa peningkatan, yaitu:
- Peningkatan skalabilitas pusat data.
- Penguatan integrasi dan pemantauan keamanan siber secara berkelanjutan.
- Optimalisasi tata kelola data dan sistem backup melalui kebijakan terstandar.
- Uji pemulihan bencana (disaster recovery) secara berkala.
Langkah-langkah ini penting untuk memastikan sistem tetap tangguh menghadapi gangguan maupun serangan siber. Dengan demikian, transformasi digital pemerintahan yang aman dan berkelanjutan dapat terus didukung.
( Redaksi IN)
