SUKABUMI-INFORMANNEWS.COM – Sebuah kasus mencuat di lingkungan pendidikan di bawah naungan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah Lima Provinsi Jawa Barat. Seorang siswi kelas XI SMK dikabarkan telah keluar dari sekolah, setelah diketahui sedang mengandung dan usia kehamilannya dikabarkan sudah mendekati waktu persalinan.
Ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (9/6/2026), Kepala Sekolah membenarkan kejadian tersebut. “Sebenarnya ini merupakan hal yang memalukan, namun kami tidak dapat menutupinya. Memang benar, keluarga baru mengetahui kondisi anaknya setelah mendapat penjelasan dari pihak sekolah,” ujarnya.
Kejadian ini bermula ketika pihak sekolah menyadari adanya perbedaan kondisi fisik siswi tersebut dibandingkan siswa lainnya. Pihak guru kemudian bermusyawarah dan melibatkan guru perempuan untuk memastikan keadaan, mengingat mereka lebih memahami perubahan kondisi tubuh.
“Melalui guru perempuan pekan lalu, siswi tersebut dipanggil. Di ruangan, ia dengan terus terang mengaku sedang hamil dan menceritakan bahwa yang menghamilinya adalah seorang pria paruh baya yang bekerja sebagai pedagang ikan keliling,” jelas Kepala Sekolah.
Setelah mendapat pengakuan tersebut, sekolah segera memanggil keluarga untuk menyerahkan siswi serta menyampaikan kenyataan yang terjadi. Tidak lama kemudian, kakak kandung siswi mengajukan permohonan pencabutan status siswa dengan alasan kecelakaan.
“Keluarga sebelumnya diketahui tidak menaruh curiga terhadap kondisi anaknya. Namun setelah mengetahui fakta sebenarnya, kakak kandungnya sangat geram dan bertekad melaporkan kasus ini ke Polres Sukabumi agar diproses secara hukum. Siswi pun dibawa untuk dimintai keterangan oleh penyidik,” tambahnya.
Kakak kandung korban menyatakan kekecewaannya, “Masa depan adik saya hancur. Pelaku tersebut sudah memiliki cucu, sedangkan adik saya masih berstatus pelajar. Ia harus bertanggung jawab penuh menurut hukum.”
Dari keterangan yang dihimpun, siswi tersebut tinggal bersama kakaknya karena ibunya telah meninggal dunia, dan diduga kurang mendapatkan perhatian dari ayahnya. Hingga berita ini disampaikan, informasi menyebutkan bahwa pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian Polres Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ,( DICKY ).




