Berita Utama Daerah

Dua Kendaraan Bertabrakan Saat Sama-sama Menyalip di Cibadak, Satu Pengendara Tewas

Sukabumi- InformanNews.com||Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Raya Suryakencana Bogor–Sukabumi, tepatnya di Kampung Bojong, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Insiden tersebut melibatkan sebuah Mitsubishi Mikrobus L300 bernomor polisi F 7522 FE dengan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi F 6697 OF. Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah mengalami luka berat.

Dari hasil penanganan awal petugas, kecelakaan bermula ketika Mitsubishi L300 yang dikemudikan Wildan Ananta Mulya melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor. Saat melintasi lokasi kejadian, kendaraan itu mengambil jalur kanan untuk mendahului angkutan umum yang sedang berhenti menurunkan penumpang.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Sutakin. Pengendara motor juga tengah berupaya mendahului kendaraan di depannya dengan menggunakan lajur kanan. Karena kedua kendaraan berada di jalur yang sama dengan jarak yang sudah sangat dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Benturan keras mengakibatkan Sutakin (62), warga Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, mengalami cedera kepala berat disertai patah pada kedua kaki dan pergelangan tangan. Korban dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp5 juta.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan.

“Berdasarkan hasil olah TKP sementara, kedua kendaraan sama-sama melakukan manuver mendahului kendaraan di depannya sehingga bertemu di lajur kanan. Dugaan sementara, faktor jarak yang sudah terlalu dekat membuat kecelakaan tidak bisa dihindari. Penanganan perkara masih terus kami lakukan,” kata Ipda Wangsit.

Ia mengimbau para pengguna jalan agar tidak tergesa-gesa saat mendahului kendaraan lain dan selalu memastikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan benar-benar aman.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Pengendara harus memastikan ruang untuk mendahului benar-benar cukup sehingga tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya. (BJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *