Berita Utama Daerah

Desa Sukajaya dan YBAI Kolaborasi Program Lingkungan

Jabar- InformanNews.com|| Permasalahan lingkungan yang semakin kompleks di Negeri tercinta ini membutuhkan pembenahan secara optimal, salah satunya adalah permasalahan sampah yang sudah mencapai klimaks. Khususnya di Jawa Barat volume sampah yang sudah overload menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat, seperti contohnya di wilayah Bandung Raya ada TPA Sarimukti dan Pasar Ciwastra.

Bahkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/KDM mengintruksikan kepada Jajaran Stakeholder Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Barat, untuk dapat menyelesaikan sampah di setiap desa/kelurahan, pengelolaan tersebut diharapkan menjadi program setiap pemerintah desa/kelurahan dengan memberdayakan Bank Sampah yang dikelola oleh masyarakat.

Khususnya bandung raya sebagai jantung atau pusat kota Jawa Barat, harus benar-benar maksimal dalam penanganan sampah agar terwujudnya lingkungan yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, Asri) sesuai dengan cita-cita Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Sebagai langkah awal dalam pelaksanaan program kampung ASRI yang di dukung oleh pihak Pemprov Jabar, YBAI melakukan edukasi kepada tim pengelola sampah di Desa Sukajaya, tepatnya diwilayah RW 011 yang memang masyarakat bersama pengurus lingkungan telah kurang lebih selama 7 tahun menjalankan pengelolaan sampah lingkungan.

Pihak YBAI sangat mengapresiasi kegiatan dan antusias masyarakat tersebut, terlebih pelaksanaannya melibatkan anak-anak remaja yang mereka secara aktif dan rutin melaksanakan kegiatan tersebut setiap hari mingggu, belum lagi kegiatan bersih-bersih ibu-ibu yang juga secara rutin digiatkan oleh masyarakat disana.

Pada hari minggu tanggal 31 Mei 2026, pihak YBAI ikut mendampingi kegiatan pengelolaan sampah di lokasi tersebut, diwakili langsung oleh Ahmad Sastra selaku ketua YBAI dan Nayfha Rubian selaku Kepala Divisi Kampanye Dan Advokasi Lingkungan YBAI mereka sengaja mengagendakan mendampingi kegiatan tersebut agar dapat mengetahui apa saja yang menjadi kendala tim pelaksana pengelolaan sampah diwilayah tersebut, yang nantinya akan disampaikan kepada pemerintah baik pemerintah Kabupaten Bandung Barat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Karena banyak faktor yang menjadi kendala tim, salah satunya lahan tempat pengelolaan sampah, sarana dan prasarana dan bimbingan secara tekhnis dari tim ahli. Karena dilingkungan tersebut bukan hanya sampah, kotoran ternakpun menjadi permasalahan lingkungan, karena wilayah tersebut banyak peternak sapi perah yang memang membuang limbahnya ke saluran-saluran air. Walaupun belum memiliki legalitas dan pembinaan yang memadai, tim pengelola bank sampah tetap semangat dan optimis kegiatan mereka menjadi solusi untuk permasalahan sampah dilingkungannya.

Disela-sela kegiatan advokasi tersebut, pihak YBAI juga memberikan edukasi lingkungan kepada tim yang notabene mereka adalah anak-anak remaja yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Edukasi tersebut disampaikan oleh Nayfha selaku kepala Divisi Kampanye Dan Advokasi Lingkungan YBAI, gadis muda yang masih aktif sebagai mahasiswi jurusan keperawatan PPNI Jawa Barat ini sangat peduli dengan lingkungan, terlebih hal tersebut salah satu ilmu yang didapat di kampusnya tentang kesehatan masyarakat. Nayfha dengan semangat dan antusias memberikan motivasi kepada tim agar tetap konsisten dalam menjalankan kegiatan yang mulia ini. Nayfha yang juga pada tahun ini sedang mengikuti ajang Duta Lingkungan Jabar mewakili Bandung Barat ini sangat berharap, permasalahan-permasalahan lingkungan wilayah Bandung Barat dapat teraratasi secara optimal, terutama masalah sampah dan limbah ternak. Tuturnya.

Selain daripada itu, Nayfha bersama YBAI berkomitmen, akan terus mengadvokasi dan mengedukasi tim pelaksana pengelolaan sampah ini, dengan melibatkan mereka ke dalam wadah komunitas bernama ruah hijau, dimana komunitas tersebut sebagai wadah para pemuda pemudi yang peduli terhadap isu lingkungan yang bernaung dibawah YBAI. Nantinya mereka akan terus diadvokasi dan diberikan edukasi oleh tim YBAI agar mendapatkan wawasan terkait isu lingkungan. Tutup Nayfha.

Ahmad Sastra menjelaskan, mewakili YBAI dirinya sangat menhapresiasi kegiatan masyarakat di RW 011 Desa Sukajaya yang dengan konsisten mengelola sampah, walaupun dengan sarana dan prasarana yang sangat terbatas, dirinya berjanji akan memperjuangkan kegiatan ini agar mendapatkan legalitas dan juga fasilitas yang memadai, menurut Ahmad pihak YBAI sedang berupaya memperjuangkan kegiatan ini dari mulai legalitas bank sampah dan juga untuk terpenuhinya sarana dan prasarana.

Karena permasalahan lingkungan adalah kewajiban kita semua, bukan hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat. Dan Ahmad berharap kepada semua pihak mendukung secara optimal kegiatan ini, baik Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar segala yang menjadi kendala tim pengelola sampah ini dapat teratasi. Dan juga pihak-pihak swasta yang ada di Bandung Baratpun harus berpartisipasi aktif dalam mensukseskan kegiatan lingkungan sebagai bukti tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) perusahaan yang diatur dalam undang-undang perseroan, karena kegiatan ini berdampak langsung kepada masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan. Tegas Ahmad.

( Redaksi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *