Jakarta– InformanNews.com– Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemêna Polkam) RI, Marsda TNI Eko Dono Indarto, S.I.P., M.T.(Han), resmi menyandang gelar doktor dengan predikat cumlaude. Gelar tersebut diraih setelah ia mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka di Jakarta, Sabtu (18/4).
Dalam sidang tersebut, Eko Dono Indarto mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengaruh Implementasi Kebijakan, Penganggaran, Kompetensi Sumber Daya Manusia, dan Kualitas Pelayanan Publik terhadap Keterbukaan Informasi di Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia”.
Usai sidang, Eko menyatakan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa capaian akademik ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
“Alhamdulillah, capaian ini merupakan titik penting, namun bukan akhir. Justru ini menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk memastikan bahwa ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan secara nyata bagi kepentingan bangsa dan negara, khususnya dalam mendorong keterbukaan informasi publik,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya promotor dan keluarga.
“Saya menyampaikan terimakasih kepada Prof. Dr. Drs. H. Budi Supriyatna, MM.,M.Si yang telah memberikan bimbingan dan pendampingan selama proses penyusunan disertasi. Apresiasi juga saya sampaikan kepada keluarga yang senantiasa memberikan dukungan dan semangat,” ucapnya.
Eko menjelaskan bahwa disertasinya menekankan pendekatan substantif dalam mewujudkan transparansi. Menurutnya, keterbukaan informasi publik tidak cukup hanya dibangun melalui regulasi.
“Faktor penentu utama adalah kualitas pelayanan publik dan kapasitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, penguatan praktik pelayanan dan kompetensi aparatur menjadi kunci utama dalam meningkatkan transparansi,” jelasnya.
Ia memandang ke depan, keterbukaan informasi harus ditempatkan sebagai instrumen strategis negara.
“Implementasi keterbukaan informasi harua diarahkan pada penguatan pelayanan publik yang berkualitas, SDM yang profesional dan adaptif, serta kebijkan yang terintegrasi. Dengan demikian, tidak hanya transparansi yang terbangun, tetapi juga kepercyaan publik dan ketahanan nasional do era digital,” katanya.
Sementara itu, Prof. Budi Supriyanto selaku promotor mengapresiasi capaian Eko. Ia menyebut promovendus menunjukkan dedikasi, ketekunan, dan kerja keras luar biasa selama proses akademik.
“Eko Dono Indarto menunjukan dedikasi, ketekunan, dan kerja keras yang luar biasa selama proses akademik. Pencapaian predikat cumlaude ini mencerminkan kualitas akademik yang sangat baik. Diharapkan ke depan dapat terus menghasilkan karya ilmiah yang bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara”,ungkapnya.
Eko Dono Indarta meraih gelar doktor dari Fakultas Hukum, Humaniora & Bisnis Universitas Satyagama. Disertasi tersebut dibimbing pula oleh Ko-Promotor Dr. Ir. Dewi Sulistyani, M.M., M.Si. ( Red )
