Sumedang- InformanNews.com- Sebagaimana diketahui, potensi sumber daya alam (SDA) di wilayah Provinsi Jawa Barat sangat kaya dan beraneka ragam. Tentunya jika dikelola dengan baik dan tersistem akan dapat mensejahterakan masyarakat.
Seperti halnya di wilayah Kabupaten Sumedang, terdapat salah satu objek wisata alam “Curug Leuwi Kacapi” yang berlokasi di Dusun Tegal Endah Desa Pangadegan Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang. Curug atau air terjun tersebut dikelola oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Sumber Makmur yang beranggotan sekitar 60 orang yang berada dibawah naungan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Perum Perhutani Kawasan Pemangkuan Hutan (KPH) Manglayang Timur.
Mak Yuyun, salah satu pengurus KTH Sumber Makmur yang mengabdikan dirinya untuk merawat objek wisata tersebut bersama sang suami. Beliau menuturkan, lahan yang dikelola oleh kelompok tani hutan (KTH) tersebut kurang lebih seluas 60 hektare dengan terdapat 2 potensi alam air terjun, dan juga terdapat situs sejarah makam para leluhur disana, selain berupa hutan pinus para petani yang tergabung dalam kelompok tani tersebut juga menanaminya dengan pohon kopi.
Mak Yuyun menambahkan sejak berdirinya KTH Sumber Makmur, belum sama sekali menerima bantuan apapun dari pihak pemerintah, sedangkan banyak kelompok lain yang sudah mendapatkan bantuan. Ungkapnya.
Selain daripada objek wisata alam dan situs sejarah, di desanya ada juga kegiatan ritual kebudayaan seperti hajat buruan, Mak Yuyun berkeinginan ke depan dapat melaksanakan ritual kebudayaan dilokasi objek air terjun tersebut, seperti contohnya Ngaruwat Cai sebagai bentuk rasa syukur kepada sang maha pencipta dan bukti pengabdian terhadap leluhur/nenek moyang tatar sunda yang terdahulu, dirinya berharap Objek wisata alam.
“Curug Leuwi Kacapi” mendapat dukungan pihak pemerintah agar lebih dapat berkembang, tentunya dapat mensejahterakan para petani yang tergabung didalam KTH Sumber Makmur dan juga masyarakat sekitar.” Tutupnya.
(Ahmad Sastra)
