Berita Utama Pendidikan Polri

Cegah Jerat Deepfake, Polres Cimahi Sosialisasikan Literasi AI ke Siswa SMAN 6 Cimahi

CIMAHI – InformanNews||Polres Cimahi menggelar sosialisasi “Training of Trainer (TOT) Paham AI” kepada 70 pelajar SMAN 6 Cimahi. Kegiatan ini bertujuan membangun kecakapan digital sekaligus mencegah siswa menjadi korban kejahatan berbasis teknologi.

Sosialisasi berlangsung Rabu, 9 September 2026, pukul 07.30 hingga 12.00 WIB di dua laboratorium komputer SMAN 6 Cimahi. Masing-masing lab diisi 35 siswa. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolda Jawa Barat Nomor Sprin/2348/VII/KEP./2026 tanggal 29 Juli 2026.

Kegiatan dipimpin Kasubbag Watpers Polres Cimahi AKP Yoslinda Prisma, S.Trk., M.M., bersama personel dari Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Res Narkoba, Sat Lantas, Sat Samapta, dan Bag SDM Polres Cimahi.

Dalam pemaparannya, AKP Yoslinda menekankan dua sisi penggunaan AI. Pertama, manfaat AI untuk menunjang produktivitas belajar. Kedua, pentingnya etika dan tanggung jawab saat menggunakan teknologi digital.

“Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan pemahaman dan tanggung jawab. AI dapat memberikan banyak manfaat untuk pembelajaran, tetapi penggunaannya harus tetap bijak, etis, dan tidak merugikan orang lain,” ujar AKP Yoslinda.

Polres Cimahi juga memberikan materi kewaspadaan terhadap potensi kejahatan yang memanfaatkan AI. Para siswa dibekali cara melindungi data pribadi serta mengenali modus kejahatan seperti penipuan menggunakan deepfake suara dan video, manipulasi foto, hingga penyebaran informasi palsu.

“Edukasi ini penting karena pelajar adalah kelompok yang sangat aktif menggunakan teknologi dan media digital. Dengan pemahaman sejak dini, diharapkan mereka lebih kritis sebelum mempercayai, menggunakan, maupun menyebarkan sebuah informasi,” lanjut AKP Yoslinda.

Selain aspek keamanan, kegiatan ini juga menjadi upaya Polri membangun hubungan positif dengan pelajar. Polisi hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman di tengah perkembangan teknologi.

(Redaksi IN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *