KBB- InformanNews.com- Masyarakat terdampak angin puting beliung di Desa Gudang kahuripan sampai saat ini masih menunggu bantuan dari pihak pemerintah daerah Kabupaten Bandung Barat yang belum juga kunjung datang.
Warga masyarakat ingin rumahnya segera diperbaiki, apalagi bagi mereka yang rumahnya mengalami rusak parah. Menurut ruhiyat salah satu warga RW 001, data rumah-rumah yang terdampak telah diserahkan oleh pengurus RT dan RW ke pihak desa, sampai saat ini warga masih tetap menunggu bantuan tersebut. dirinya telah pasrah terhadap bantuan pemerintah untuk perbaikan rumahnya. Dia mengatakan,
“Kalau memang rejeki ya mungkin dapat, tapi kalau bukan ya mau bagaimana lagi”. Salah satu warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah ini untuk sekarang menumpang tinggal dirumah orang tuanya.
Kemudian Tanu selaku ketua RW 001 menambahkan, warganya sangat berharap mendapatkan bantuan secepatnya, karena rumah adalah kebutuhan pokok yang sangat mendasar, apalagi bagi warga terdampak yang rumahnya mengalami rusak parah.
Dirinya berharap, agar ada perhatian serius dari pemerintah kabupaten Bandung Barat, apalagi saat ini cuaca tidak menentu, terutama warga yang rumahnya rusak parah, tidak dapat dihuni tentunya. Sejak terjadi bencana tersebut dan sampai detik ini, belum ada kunjungan dari pemerintah Kabupaten Bandung Barat.” Ujar Tanu.
Berdasarkan keterangan pihak Pemerintah Desa Gudang Kahuripan ketika dikonfirmasi InformansNews menjelaskan, bahwa data warga terdampak bencana angin puting beliung tersebut telah diserahkan kepada pihak Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial, tapi memang membutuhkan proses panjang.
Kemudian Tanu menambahkan, menyikapi hal yang tersebut dirinya selaku ketua RW mengambil langkah dengan mengadukan permasalahan tersebut kepada pihak DPD BAIN HAM RI KBB agar mengawal proses pengajuan bantuan tersebut, dirinya kasihan melihat warga yang rumahnya rusak parah tidak dapat ditempati sama sekali, kalau proses realisasinya terlalu lama sudah jelas membuat warga hilang kepercayaan kepada pihak pemerintah daerah, ini adalah hak masyarakat, tolong jangan dipersulit, masyarakat sudah terlalu menderita dengan kejadian bencana tersebut, belum lagi rasa trauma yang mendalam. Ujar Tanu.
Bahkan sejak hari kejadian bencana tersebut, belum ada kunjungan sekalipun dari pihak pemerintah daerah Kabupaten Bandung Barat, dirinya menyebutkan, kalau memang dibulan mei ini belum ada realisasi bantuan dari pihak Kabupaten Bandung Barat, dirinya bersama masyarakat berencana akan mengadukan hal ini kepada Gubernur Jawa Barat. Tegasnya.
Ahmad Sastra
