PARONGPONG, Informannews — Pemerintah Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong, sukses menggelar puncakperingatan Milangkala Desa ke-176 yang terpusat di Lapangan Nateja. Perayaan tahunan ini berlangsung semarak denganmemadukan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia serta Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW.
Rangkaian acara diisi dengan pentas seni tradisional dari seluruh perwakilan RW se-Desa Cigugur Girang yang mengangkat tema kearifan lokal Sunda: “Lamun dirawat pasti manfaat”. Selain itu, masyarakat disuguhkan pengajian umum, karnaval, jalan sehatbertabur grand prize sepeda motor hingga barang elektronik, serta pertunjukan wayang golek oleh Ki Dalang Anom K.H.
Kepala Desa Cigugur Girang (Priana, S.E., M.IP.) menegaskan bahwa perayaan ini merupakan wadah penting untuk mempererat tali silaturahmi sertamerawat kebudayaan dan potensi desa secara berkelanjutan.

“Tema yang kita usung adalah ‘Lamun dirawat pasti manfaat’. Ketika kita merawat desa ini bersama-sama, manfaatnya akankembali dirasakan oleh seluruh warga. Puncak acara ini adalah ajang silaturahmi masyarakat yang sudah berjalan sejakawal Muharram,” tutur Kades Cigugur Girang.
Ia berharap Pemdes Cigugur Girang ke depan terus menjalankan roda pemerintahan secara amanah, berkemajuan, serta mewujudkan desa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.
Ketua Pelaksana Milangkala Desa Cigugur Girang tahun 2026, (Yuliandi) menambahkan bahwa perayaan tahun ini menyajikan nuansa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya melalui sentuhan kolaborasi dengan pihak swasta.
“Untuk kegiatan Milangkala Desa tahun 2026 ini ada sedikit perbedaan dari tahun-tahun kemarin. Kami melakukan kolaborasi dan mendapat dukungan penuh dari pihak wahana hiburan di Lapangan Nateja untuk menyemarakkan seluruh rangkaian acara bagi warga,” jelas Yuliandi.
CAMAT PARONGPONG TEKANKAN SINERGI KOLABORATIF 4 PILAR
Camat Parongpong, (Agus Ganjar Hidayat), memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan penyelenggaraan acara dan kekompakanseluruh elemen masyarakat.
“Selamat Milangkala ke-176 untuk Desa Cigugur Girang. Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga dan kerja keraspanitia serta lembaga desa yang terlibat,” ungkap Agus Ganjar Hidayat.
Agus menegaskan bahwa kemajuan desa tidak dapat dicapai tanpa adanya kerja sama yang terintegrasi antara seluruh elemenmasyarakat dan pemangku kepentingan.
“Tanpa peran serta aktif masyarakat, pemerintah tidak akan mampu menjalankan fungsinya secara maksimal. Kuncikemajuan terletak pada kerja sama kolaboratif antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, warga, dan pihak swasta,”pungkasnya.
Reporter: AC – DS




