Garut – InformanNews– Polsek Cilawu Polres Garut berhasil memfasilitasi penyelesaian kasus dugaan pencurian sepeda motor secara kekeluargaan melalui pendekatan problem solving dan humanis. Mediasi digelar di Ruang Reskrim Polsek Cilawu, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Cilawu AKP Rd. Hasan Sadikin, S.H., dan dihadiri Kanit Propam, Panit Reskrim, Kasi Humas, serta anggota Polsek Cilawu.
Kronologi Pencurian Motor di Cilawu
Peristiwa pencurian terjadi pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di Kampung Pasanggrahan Tonggoh, Desa Cilawu, Kecamatan Cilawu. Korban, Asep Supiandi, S.Sos., kehilangan sepeda motor Yamaha Vega ZR warna merah marun dengan nomor polisi Z-5504-FG.
Berkat respon cepat kepolisian, kendaraan korban berhasil ditemukan dan diamankan.
Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Dalam mediasi, pihak korban dan pihak yang diduga sebagai pelaku dipertemukan. Keluarga terduga pelaku berinisial RM juga hadir.
Berdasarkan keterangan keluarga, RM diduga mengalami gangguan kejiwaan dan sebelumnya telah beberapa kali menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa.
Dalam suasana musyawarah, keluarga terduga pelaku menyampaikan permohonan maaf. Pihak korban kemudian menyatakan memaafkan dan memilih menyelesaikan perkara ini di luar jalur hukum, dengan mempertimbangkan kondisi pelaku.
“Melalui pendekatan humanis, kami mempertemukan kedua belah pihak. Alhamdulillah disepakati diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar Kapolsek Cilawu AKP Rd. Hasan Sadikin.
Motor Dikembalikan dan Pelaku Dirujuk ke RSJ Sepeda motor milik korban telah dikembalikan. Korban juga menyampaikan apresiasi kepada Polsek Cilawu atas upaya cepat menemukan dan mengembalikan kendaraannya.
Untuk penanganan lebih lanjut, terduga pelaku telah diperiksa oleh Kepala Puskesmas Cilawu bersama dr. Andri dan tim medis. Yang bersangkutan mendapat penanganan medis dan obat.
Selanjutnya, pihak keluarga bersama Puskesmas Cilawu akan membawa RM ke Rumah Sakit Jiwa untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kapolsek Cilawu menegaskan, Polsek Cilawu akan terus mengedepankan problem solving dalam setiap permasalahan di masyarakat.
“Kami tidak hanya menegakkan hukum, tapi juga memperhatikan aspek kemanusiaan. Harapannya kasus seperti ini tidak terulang dan masyarakat mendapat rasa aman,” pungkasnya. (Red)




