BANDUNG BARAT – INFORMANNEWS|Polsek Cipeundeuy Polres Cimahi bergerak cepat mencegah aksi tawuran antar pelajar. Sejumlah siswa SMP PGRI Cipeundeuy yang diduga hendak tawuran dengan siswa SMPN 4 Cipeundeuy diberikan pembinaan khusus di Aula Polsek Cipeundeuy, Selasa 4 Agustus 2026.
Pembinaan ini merupakan tindak lanjut dari peristiwa pada Senin 3 Agustus 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu di Jalan Raya Cikadu, Desa Ciroyom, Kecamatan Cipeundeuy, warga mengamankan 1 orang siswa yang diduga hendak terlibat tawuran. Siswa tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Cipeundeuy.
Sekitar pukul 17.30 WIB, siswa lainnya yang ikut terlibat diserahkan pihak sekolah SMP PGRI Cipeundeuy kepada Polsek Cipeundeuy dengan didampingi orang tua masing-masing.

Kapolsek Cipeundeuy AKP SUANDI mengatakan, pembinaan dilakukan untuk menjaga harkamtibmas di wilayah Cipeundeuy dan mencegah terjadinya korban akibat tawuran antar pelajar.
“Kami tidak ingin ada korban. Para siswa ini masih usia sekolah dan masa depannya panjang. Karena itu kami bina, bukan hanya dihukum,” ujar AKP Suandi.
Dalam kegiatan pembinaan tersebut, para siswa diberikan arahan tentang bahaya tawuran, konsekuensi hukum, serta pentingnya menjaga nama baik sekolah dan keluarga. Masing-masing siswa juga membuat surat pernyataan yang ditandatangani di hadapan orang tua, pihak sekolah, dan kepolisian.
Hadir dalam kegiatan Wakasek Kesiswaan SMP PGRI Cipeundeuy, Kanit Reskrim IPTU Supriadi, S.Pd, serta anggota Reskrim AIPTU Dedi Sutarya dan AIPTU Wahyudi. Para orang tua siswa juga turut mendampingi anaknya selama pembinaan.
Pihak sekolah mengapresiasi langkah cepat Polsek Cipeundeuy.
“Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran. Kami bersama orang tua akan memperketat pengawasan agar tidak terulang lagi,” kata Wakasek Kesiswaan SMP PGRI Cipeundeuy.
(Red)




