Berita Utama Peristiwa

Angin Kencang Terjang Citamiang, Empat Bangunan di Kota Sukabumi Rusak pada Bagian Atap

Kota Sukabumi- InformanNews|Cuaca ekstrem disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Senin (27/7/2026) sore. Akibat peristiwa tersebut, empat bangunan mengalami kerusakan pada bagian atap, termasuk sebuah kamar di kantor Koperasi BMT.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Sukabumi, kejadian terjadi sekitar pukul 15.45 WIB di Jalan Pelda Suryanta RT 01 RW 12, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang.

Petugas BPBD menerima laporan pada pukul 16.00 WIB dan langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen serta penanganan awal sekitar pukul 16.15 WIB.

Angin kencang menyebabkan kerusakan pada empat bangunan yang dihuni sejumlah keluarga. Warga terdampak antara lain Yusuf (1 KK/4 jiwa), Imas dan Heri Satori (2 KK/6 jiwa), Sandi Prima dan Robby (2 KK/5 jiwa), serta Lucky Indra (1 KK/5 jiwa).

Meski menyebabkan kerusakan pada atap rumah, tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian tersebut. Hingga Senin petang, BPBD masih melakukan pendataan untuk menghitung besaran kerugian yang ditimbulkan.

Petugas juga mencatat kebutuhan mendesak di lokasi berupa terpal untuk menutup bagian atap rumah yang rusak agar tidak semakin terdampak jika hujan kembali turun.

Admin Regu II BPBD Kota Sukabumi, Sam’an Halomoan Lubis, mengatakan tim bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu laporan diterima, personel BPBD langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, pendataan, dan penanganan awal. Saat ini pendataan telah selesai, namun sebagian atap rumah warga masih terbuka sehingga kebutuhan yang paling mendesak adalah bantuan terpal,” ujar Sam’an Halomoan Lubis.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.

“Kami mengimbau warga agar tetap waspada, terutama saat terjadi hujan yang disertai angin kencang. Jika menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada BPBD agar dapat segera ditangani,” tambahnya. Dalam penanganan kejadian ini, BPBD Kota Sukabumi menerjunkan personel Regu II yang dipimpin Kusnawan bersama sejumlah anggota untuk melakukan asesmen, pendataan, dan penanganan di lokasi.

Hingga laporan terakhir pada pukul 18.05 WIB, situasi dinyatakan terkendali. Pendataan telah selesai dilakukan, sementara sebagian atap rumah warga masih dalam kondisi terbuka dan menunggu penanganan lanjutan. (BJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *