Berita Utama Daerah Pemerintahan

Kopi Java Halu Resmi Diekspor ke Jepang, Australia, Vietnam, dan Inggris

Bandung Barat, InformanNews |Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melepas ekspor perdana kopi unggulan daerah, Java Halu, dengan total 20,4 ton ke empat negara tujuan. Pelepasan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, di halaman Gedung Bupati Bandung Barat, Selasa (21/7/2026).

Kopi hasil budidaya petani lokal Bandung Barat ini dikirim dalam empat varian yang disesuaikan dengan selera pasar masing-masing negara. Varian Natural Wicha dan Double Whos diekspor ke Jepang, varian Black Hani ke Australia, sedangkan varian Lua Enzim dikirim ke Vietnam dan Inggris.

Bupati Jeje Ritchie Ismail menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. Menurutnya, ekspor ke empat negara menjadi bukti pengakuan internasional terhadap kualitas kopi Bandung Barat.

“Pelepasan ekspor kopi Java Halu ke empat negara ini sebuah kebanggaan besar buat Bandung Barat, karena kita punya kopi yang sudah diakui negara-negara di luar sana. Empat negara itu mendapatkan jenis kopi yang berbeda, karena memang disesuaikan dengan karakter selera masing-masing. Ada yang lebih menyukai rasa asam, ada yang lebih menyukai rasa pahit, jadi kita sesuaikan dengan lidah pasarnya,” ujarnya usai acara.

Bupati menambahkan, volume 20,4 ton tersebut mengalami peningkatan signifikan dibanding periode sebelumnya. Peningkatan ini disebutnya tidak lepas dari pendampingan berkelanjutan dan pembukaan akses pasar bagi petani.

“Total semua yang diekspor 20,4 ton. Angka ini semakin meningkat tentunya berkat pendampingan dan pemberian akses pasar yang kita dorong bersama. Hal ini pastinya akan meningkatkan taraf hidup petani kopi di Bandung Barat. InsyaAllah semoga ini bisa menginspirasi petani-petani kopi lainnya untuk terus meningkatkan kualitasnya supaya produk kita semakin diakui negara-negara luar,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengapresiasi Kepala Dinas terkait, Reni, yang dinilai berperan besar mempromosikan Java Halu hingga ke pasar internasional.

“Terima kasih Bu Reni, sudah berusaha keras untuk mempromosikan Java Halu. Tadi saya sempat mengobrol, katanya kopi ini nantinya akan dipakai oleh kedai-kedai kopi yang sudah cukup terkenal di luar negeri,” ucap Jeje.

Sebagai pencinta kopi, Bupati mengaku terkesan dengan kualitas kopi lokal. Ia berharap Java Halu semakin dikenal luas.

“Saya sendiri sudah merasakan kopi ini dan kualitasnya sangat luar biasa. Saya sebagai pecinta kopi merasa sangat bangga pada Java Halu. Harapan saya tentunya kopi kita semakin dikenal luas, tidak hanya oleh empat negara ini saja, melainkan semakin meluas dan semakin diakui dunia karena memang kopi ini rasanya sangat enak sekali,” ujarnya.

Pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata bahwa komoditas pertanian Bandung Barat mampu bersaing di pasar global. Kegiatan ini sekaligus menjadi dorongan bagi petani untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas hasil panen. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *