Berita Utama Daerah Sosial

DLH Kota Bandung, dukung Program YBAI dan Kaysa Finalis Duta Lingkungan Jabar 2026.

Kota Bandung- InformanNews||Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Lingkungan Hidup menegaskan komitmen penuhnya dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan berbasis masyarakat. Dukungan ini disampaikan langsung oleh Darto, AP., MM, selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung terhadap inisiatif yang digagas oleh Yayasan Bentang Alam Indonesia (YBAI), Langkah nyata ini diwujudkan melalui pendampingan program “Kampung Asri”, dengan salah satu fokus utamanya adalah pelaksanaan Pilot Project* program E-DAPUR (Edukasi Daur Ulang Pilah Sampah Rumah Tangga) yang diinisiasi oleh Kaysa Kirana Putri selaku Sekretaris Divisi Kajian Dan Analisa Lingkungan YBAI sekaligus Finalis Duta Lingkungan Jabar 2206, di wilayah Sekeloa Timur.

Darto, AP., MM menyatakan, bahwa masalah pengelolaan sampah di Kota Bandung tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah, melainkan butuh kolaborasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, inisiatif E-DAPUR di Sekeloa Timur merupakan contoh nyata dari gerakan akar rumput yang sangat dibutuhkan saat ini.

Program edukasi yang menyasar langsung ke area dapur rumah tangga dinilai sebagai langkah yang sangat tepat, karena dapur merupakan sumber utama harian dari produksi sampah organik maupun non-organik di tingkat keluarga.

Dalam dukungannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup menekankan, bahwa program E-DAPUR sejalan dengan visi kota untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dengan mengedukasi warga Sekeloa Timur cara memilah sampah sejak dari sumbernya dan mendaur ulang limbah rumah tangga, program ini tidak hanya mengurangi beban lingkungan tetapi juga membangun kesadaran dan kebiasaan baru yang lebih hijau. DLH Kota Bandung siap memfasilitasi keberlanjutan proyek percontohan ini, baik melalui penyediaan sarana pendukung, edukasi teknis tambahan, maupun pendampingan agar sistem pengelolaan sampah mandiri di Sekeloa Timur dapat berjalan secara konsisten.

Lebih lanjut, Darto mengapresiasi peran dedikatif Kaysa Kirana Putri selaku pelaksana pilot project serta Yayasan Bentang Alam Indonesia (YBAI) yang telah menjadi motor penggerak program “Kampung Asri” ini. DLH Kota Bandung berharap keberhasilan program E-DAPUR di Sekeloa Timur nantinya dapat direplikasi di wilayah-wilayah lain di Kota Bandung, sehingga terwujud lingkungan perkotaan yang bersih, sehat, dan asri secara menyeluruh.

Nayfha Rubiana, selaku Sekretaris Departemen Program YBAI menyampaikan, dirinya atas nama pribadi dan mewakili YBAI mengucapkan terima kasih kepada pihak DLH Kota Bandung yang telah mengapresiasi dan mendukung Program YBAI yang akan dilaksanakan di Kota Bandung, juga kepada Saudari Kaysa Kirana Putri selaku Sekretaris Divisi Kajian Dan Analisa Lingkungan YBAI yang telah melaksanakan tugas untuk beraudiensi dengan stakeholder di Kota Bandung khususnya DLH Kota Bandung.

Kemudian, gadis belia yang berstatus sebagai Mahasiswa aktif Jurusan Ilmu Keperawatan pada STIKep PPNI Jawa Barat dan juga sebagai Finalis Duta Lingkungan Jabar 2026 menambahkan, bahwa apresiasi dan dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi YBAI untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia berharap sinergi yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut, tidak hanya dalam mendukung pelaksanaan Program E-DAPUR di Sekeloa Timur, tetapi juga dalam mengembangkan berbagai program lingkungan lainnya, sehingga bersama-sama dapat mewujudkan masyarakat yang lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan.

Ahmad Sastra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *