BANDUNG BARAT, INFORMANNEWS Kepala Desa Gunung Masigit memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang menyebutkan bahwa pembangunan Koperasi Desa Metah Putih (KDMP) atau kawasan sentra ekonomi oleh PT Agrinda berada di lokasi yang terpencil dan di atas gunung. Pihak pemerintah desa menegaskan bahwa informasi tersebut sangat bertolak belakang dengan kondisi riil di lapangan.
Kepala perwakilan wilayah Jawa barat (Kaperwil Jabar) Asep Cahyana, melaporkan langsung dari kantor desa terkait berjalannya proyek strategis ini guna memastikan transparansi informasi kepada publik.
Dalam keterangannya, Kepala Desa Gunung Masigit (Tarkopa S.Pd) menjelaskan kronologi awal penentuan lokasi proyek tersebut. Pihak desa diminta untuk menyediakan lahan dari tanah carik desa untuk pembangunan kawasan ekonomi. Senin 06 juli 2026.
Pemerintah desa kemudian mengajukan lima titik alternatif penawaran yang sah, di antaranya:
Stone Garden di wilayah RW 09 Girimulya.Liung Gunung di wilayah RW 16.Cigintung di wilayah RW 21.Cihalimun di wilayah RW 19.Cicalala.
Setelah melalui proses peninjauan kelayakan langsung ke lokasi oleh PT Agrinda, kawasan Stone Garden (RW 09 Girimulya) akhirnya dipilih karena dinilai sebagai titik yang paling strategis di antara alternatif lainnya demi kemajuan ekonomi desa.
“Sebenarnya proyek ini tidak dibangun di atas gunung, melainkan di bawah Gunung Masigit, tepatnya di area lapangan parkir Stone Garden. Pembangunannya pun diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu fungsi lahan parkir yang sudah ada,” ujar Kades Gunung Masigit saat memberikan keterangan tertulis.
Menanggapi isu miring yang menyatakan bahwa lokasi tersebut terisolasi dan jauh dari jangkauan warga, Kepala Desa membantah keras hal tersebut. Ia memaparkan fakta akurat mengenai jarak dan progres terkini pembangunan di lapangan.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa jarak proyek ke pemukiman warga sangat dekat, hanya berkisar 100 meter dari pemukiman warga di wilayah RW 09.
Sementara itu, progres fisik pembangunan saat ini telah berjalan dengan sangat lancar dan telah mencapai kisaran 90% dari target penyelesaian.
Mengingat lokasi pembangunan berada di kawasan wisata Stone Garden yang sudah dikenal luas, pihak Pemerintah Desa Gunung Masigit berharap proyek sentra ekonomi ini dapat membawa dampak ekonomi positif yang terintegrasi secara makro bagi masyarakat lokal.
Ke depannya, pihak desa mengharapkan adanya kolaborasi erat antara pengelola Kopdes dengan pihak Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) yang mengelola Stone Garden. Dengan adanya integrasi ini, warung-warung milik masyarakat di sekitar tempat wisata dapat disuplai langsung oleh Kopdes, sehingga roda perekonomian warga lokal dapat bergerak lebih maju dan sejahtera.
Kaperwil Jabar: AC




