Bandung barat, Informannews.com
Ketua pokja wartwan kbb dengan hari kebangkitan nasional 20 mei 2026 Bupati kbb jeje richie ismail seharusnya membuka diri dari skat” birokrasi demi kemajuan kabupaten bandung barat kesampingkan kepentingan politik
Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei memang momentum yang tepat untuk merefleksikan kembali semangat persatuan dan gotong royong, termasuk dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Pernyataan dari Ketua Pokja Wartawan KBB (Kabupaten Bandung Barat) tersebut menggarisbawahi poin krusial dalam komunikasi publik: aksesibilitas kepemimpinan. Ketika sebuah daerah sedang berupaya untuk maju, sekat-sekat birokrasi yang terlalu kaku atau intervensi kepentingan politik praktis sering kali justru memperlambat pengambilan keputusan dan pembangunan.

Bupati KBB, Jeje Richie Ismail, sebagai kepala daerah, memang diharapkan mampu berdiri di atas semua golongan. Ada beberapa alasan mengapa membuka diri dan memangkas sekat birokrasi ini menjadi sangat penting bagi kemajuan Bandung Barat:
Sinergi dengan Media sebagai Pilar Keempat Demokrasi: Wartawan dan media massa bukan sekadar peliput berita, melainkan mitra strategis pemerintah untuk menyebarkan informasi program kerja sekaligus menyerap aspirasi langsung dari masyarakat bawah. Komunikasi yang tersumbat bisa memicu misinformasi.
Percepatan Pelayanan Publik: Birokrasi yang adaptif dan inklusif (terbuka) membuat pelayanan masyarakat menjadi lebih cepat dan efisien, karena memotong jalur-jalur formalitas yang tidak perlu.
Objektivitas Pembangunan: Dengan mengesampingkan kepentingan politik jangka pendek, kebijakan yang diambil bisa lebih fokus pada skala prioritas kebutuhan riil masyarakat KBB, seperti infrastruktur, ekonomi, dan pendidikan.
Semangat “Bangkit” di tahun 2026 ini idealnya diwujudkan melalui kolaborasi yang sehat antara pemerintah daerah, media, dan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan bersama Kabupaten Bandung Barat. ( AC)
