YBAI Terus Berpartisipasi Aktif Ikut Menanggulangi Sampah
Jabar- InformanNews.com|| Permasalahan sampah sangat krusial dan saat ini sedang menjadi isu nasional, betapa tidak banyak terlihat secara kasat mata disetiap daerah sampah-sampah masih berserakan dan bahkan terlihat pada tepi-tepi jalan raya. seperti contohnya diwilayah provinsi jawa barat, permasalahan sampah menjadi fokus program pemerintah daerah provinsi dan juga kabupaten/kota untuk menyelesaikannya. Hal ini berkaitan dengan tingkat urgensi peermasalahan sampah yang sudah mencapai titik klimaks.
Salah satu temuan tim Yayasan Bentang Alam Indonesia (YBAI) ketika sedang melakukan investigasi dilapangan, terdapat tumpukan sampah di tepi ruas jalan provinsi Bandung – Cirebon. Tumpukan sampah tersebut sangat jelas terlihat seperti tempat pengelolaan sampah (TPS) liar berada disisi jalan raya, menurut keterangan warga yang tinggal disekitar lokasi tersebut, sampah-sampah tersebut sengaja dibuang oleh masyarakat setiap hari, dan kian hari kian menumpuk tonasenya.
Sebuah fenomena yang sudah tidak asing lagi dimata kita, ini menjadi PR bagi kita semua untuk menyelesaikan permasalahan sampah, karena membutuhkan peran dan partisipasi aktif dari semua pihak, bukan hanya tugas pemerintah, tetapi harus diawali kesadaran masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan, apalagi di sisi jalan raya merupakan tindakan pencemaran lingkungan yang berdampak pada kesehatan dan merusak keindahan.
Menyikapi hal tersebut, pihak YBAI ikut berpartisipasi aktif dalam mendorong upaya pelestarian lingkungan di Jawa Barat dengan bekerjasama dengan pihak Pemprov Jabar dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar. Yessa Amandha selaku kepala divisi kampanye dan advokasi lingkungan YBAI menyampaikan dirinya beserta tim siap untuk berperan aktif membantu program pemerintah dalam upaya penanggulangan sampah, langkah yang akan dilakukan mulai dari mengedukasi masyarakat sampai dengan pendampingan untuk pengelolaan sampah.
Yessa menambahkan, dirinya sudah mendampingi masyarakat untuk pengelolaan sampah di Kabupaten Bekasi, bank sampah GSP 1 telah berjalan selama 1 tahun lamanya, walaupun belum maksimal, setidaknya masyarakat telah ikut berperan aktif membantu tugas pemerintah dalam hal penanganan sampah, khususnya dilingkungan setempat. Tutupnya.
( Ahmad Sastra)
