SUKABUMI – InformanNews.com|| Bertempat di TK Sejahtera ll kec.cikole, Duta Pemuda Kota Sukabumi secara resmi meluncurkan program inovatif bertajuk “Jaga Bangsa” (Jumat Gerakan Menanam Merawat Generasi Bangsa) pada Jumat, 8 Mei 2026.

Peluncuran ini menjadi tonggak awal kolaborasi lintas sektor dalam upaya membentuk karakter anak bangsa sejak usia dini.

Acara peluncuran ini dihadiri langsung oleh Hj Rina Rosmaniar Japar (Isteri Wakil Walikota Sukabumi yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Restoe Boemi Kota Sukabumi). Kehadiran beliau memberikan dukungan moral yang besar bagi para pemuda untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia di Kota Sukabumi.

Selain beliau acara ini juga turut dihadiri oleh Kabid Kepemudaan Dinas Pemuda Olah Raga Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Kabid Penataan Dan Perlindungan Lingkungan Hidup-Dinas Lingkungan Hidup) DLH Kota Sukabumi, Dinas Kehutanan Cabang Daerah Kabupaten 3 (CDK3), Direktur Bank sampah induk Sukabumi, Ketua Yayasan Dharma Wanita Kota Sukabumi, PMI, Sibat, Duta Muda Jabar, Duta Teladan Jabar, Duta lingkungan Jabar, Jabar Zilenial, serta ketua komite.
Kolaborasi Strategis dan Berkelanjutan
Program Jaga Bangsa, ini merupakan hasil adopsi dari jumat menanam (junam) di tingkat kelurahan cisarua & di modifikasi dengan memasukan beberapa inovasi dari Duta Pemuda Kota Sukabumi & Duta Lingkungan Provinsi Jawa Barat maka lahirlah JAGA BANGSA.

Program ini bekerjasama dengan Perpustakaan Kelurahan Cisarua. Fokus utama program ini adalah memberikan edukasi kepada anak-anak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan, yakni menggabungkan literasi dengan aksi nyata merawat lingkungan serta membantu sekolah TK untuk mendirikan bank sampah.

Program ini dirancang secara sistematis dengan melibatkan 9 Taman Kanak-Kanak (TK) yang tersebar se Kota Sukabumi. Direncanakan akan ada total 18 kali pertemuan yang akan berlangsung hingga akhir Desember 2026. Setiap sekolah akan mendapatkan kuota dua kali pertemuan, dengan intensitas pelaksanaan dua kali dalam satu bulan yang setiap bulan nya berpindah-pindah sekolah.

Membuka Ruang bagi 18 Organisasi Volunteer
Salah satu keunikan dari program Jaga Bangsa adalah konsep kolaborasi inklusifnya. Duta Pemuda membuka kesempatan bagi organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan yang peduli terhadap lingkungan di Kota Sukabumi maupun se Provinsi untuk terlibat aktif sebagai relawan.

“Kami melibatkan jejaring organisasi di Sukabumi untuk ikut serta. Namun, untuk menjaga kualitas dan efektivitas pendampingan, kami membatasi hanya 18 organisasi terpilih yang dapat bergabung sebagai partner volunteer, di mana satu organisasi akan mengawal satu pertemuan,” ujar perwakilan Duta Pemuda yang menjadi ketua pelaksana yaitu ananda Syahrul Arifin di sela-sela acara.

Membangun Generasi Merawat Bangsa
Nama “Jaga Bangsa” bukan sekadar akronim. Gerakan Menanam dan Merawat ini melambangkan filosofi bahwa generasi muda harus dipupuk layaknya benih pohon—pohon, memerlukan perhatian, nutrisi literasi, dan lingkungan yang mendukung untuk tumbuh kuat.

Dengan dukungan dari Pemerintah Kota Sukabumi dan Restoe Boemi serta DLH Kota Sukabumi & Disporapar Kota Sukabumi, program ini diharapkan tidak hanya berhenti pada seremonial semata, tetapi menjadi pemantik semangat bagi seluruh elemen pemuda khusus nya di Kota Sukabumi untuk menjaga masa depan bangsa melalui aksi nyata yang berkelanjutan.

( Ahmad Sastra)

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *