Garut- InformanNews.com|| Kepala Desa Sukamulya, Uus Kustiwa, S.E., Dalam pelaksanaan Musrenbang Penetapan RKPD Kabupaten Garut tahun 2027 di Aula Desa Sukamulya, Rabu (21/01/2026) mengharapkan dengan Partisipasi Gotong Royong, lebih mandiri memiliki kemampuan untuk berdiri sendiri. Sedangkan Camat Pangatikan, Ahmad Ramdani, S.Sos.,M.Si., memotivasi kepada pemerintah desa jangan patah arang, kecil hati, tapi kita harus mendongkrak swadaya gotong royong.

Uus menyampaikan, bahwa Ia selaku Kades dengan posisi hari ini, keadaan desa menjadi kemaslahatan, maka dari itu partisipasi saat ini, bukan hanya sebatas Partisipasi permukaan saja, tapi harus menjadi Partisipasi berkelanjutan, bahkan kita harus meningkatkan Partisipasi Gotong Royong.

Alhamdulillah, ucapnya, terkait dengan kegiatan KDMP kemarin, kami membuktikannya dengan viur partisipasi gotong royong dengan melibatkan lembaga dan kelembagaan desa, serta masyarakat sehingga apa yang direncanakan bisa kita laksanakan tidak memakan biaya yang besar. Jadi partisipasi ini bisa diberdayakan.

Menurut Uus, Kita harus bekerja jangan banyak berharap, tapi kita harus berusaha mencari pendapatan. Salahsatunya kita mengoptimalkan, apa yang kita punya dan apa yang kita mampu. Dengan demikian kita akan lebih mandiri memiliki kemampuan untuk berdiri sendiri.

Sementara itu Camat Pangatikan, Ahmad Ramdani, S.Sos.,M.Si., menyampaikan, bahwa Musrenbang ini suatu kewajiban yang harus dilaksanakan sesuai dengan amanat Undang-undang. Untuk itu jangan sampai patah arang, apabila banyak usulan yang tidak terakomodir, “kita harus tetap konsisten,” katanya.

Selanjutnya Camat Pangatikan memotivasi, Kita harus banyak berdo’a, banyak berkolaborasi, jaga kekompakan, terus kita inten, konsisten, dalam segala hal.

Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Kades Sukamulya mengenai gotong royong, Camat Pangatikan juga mengatakan, kekompakan ini tak terlepas dari peran kepala desa, Lembaga dan kelembagaan desa. Kekompakan merupakan pintu gerbang banyaknya perubahan-perubahan.

Lebih lanjut Camat Pangatikan mengatakan, “Sebenarnya banyak yang kaget, dengan anggaran dana desa yang biasanya satu koma sekian, kini hanya tiga ratus lebih. Itu tak usah kecil hati. Ini adalah pendorong, bahwa kita harus mendongkrak gotong royong swadaya,” ujarnya sejalan dengan Kades Sukamulya, Uus Kustiwa yang menekankan Partisipasi Gotong Royong. ( Redaksi IN )

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *