Padalarang “Hutan Kabel”, Aliansi Masyarakat Anti Pungli dan Korupsi Desak Pejabat KBB Bertindak: Jangan Tunggu Ada Korban!
BANDUNG BARAT INFORMANNEWS
Kondisi kabel yang semrawut dan bergelantungan tak beraturan di wilayah Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menuai kritik pedas. Ketua Aliansi Masyarakat Anti Pungli dan Korupsi Nasional, Eddy Hunter, menyatakan kegeramannya terhadap pembiaran instalasi kabel yang dinilai merusak estetika kota dan mengancam nyawa warga.Minggu ,11/01
Menurut Eddy, Padalarang merupakan “wajah” atau etalase utama dari Kabupaten Bandung Barat. Sebagai gerbang masuk sekaligus pusat aktivitas, pemandangan kabel yang menjuntai di berbagai titik memberikan kesan kumuh dan tidak terurus oleh pemerintah daerah maupun pihak provider.
Ancaman Nyawa di Balik Semrawutnya Kabel
Eddy Hunter menegaskan bahwa masalah ini bukan sekadar persoalan keindahan kota, melainkan menyangkut keselamatan jiwa. Ia menyoroti risiko besar terjadinya arus pendek (korsleting) atau warga yang tersengat aliran listrik akibat kabel yang tidak tertata.
“Kami minta para pejabat yang menaungi masalah ini, baik yang bertanggung jawab atas kabel Telkom maupun kabel listrik, segera turun ke lapangan dan merapikannya. Jangan sampai sudah ada korban kesetrum, baru semua sibuk bertindak. Ini masalah nyawa!” tegas Eddy Hunter dengan nada bicara tinggi.
Pejabat Diminta Tidak Tutup Mata
Aliansi Masyarakat Anti Pungli dan Korupsi Nasional mendesak dinas terkait dan perusahaan pemilik kabel untuk segera melakukan audit instalasi di sepanjang jalur protokol Padalarang. Eddy menilai, pembiaran yang berlarut-larut bisa mengindikasikan adanya ketidakefektifan pengawasan atau kelalaian fungsi kontrol dari pejabat berwenang.
“Padalarang ini muka dari KBB. Bagaimana mau menarik investor atau wisatawan kalau kabelnya saja seperti benang kusut? Pejabat jangan hanya duduk di belakang meja, segera tertibkan provider-provider nakal yang memasang kabel asal-asalan,” tambahnya.
Poin Tuntutan Utama:
Normalisasi Jalur Kabel: Merapikan kabel yang menjuntai rendah di trotoar dan jalan raya.
Koordinasi Antar Instansi: Mendesak PLN, penyedia layanan internet (ISP), dan Pemkab KBB untuk duduk bersama mencari solusi permanen.
Sanksi Tegas: Meminta pemerintah memberikan sanksi bagi pemilik kabel yang membiarkan instalasinya membahayakan publik.
Pihak Aliansi menegaskan akan terus mengawal isu ini hingga ada tindakan nyata di lapangan, guna memastikan Padalarang menjadi wilayah yang aman dan rapi bagi seluruh masyarakat.
( RED )
