Kota Bekasi —InformanNews.com|| Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan langsung Posko Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta prosesi ibadah malam Natal di wilayah Kecamatan Pondok Melati, Rabu malam.
Pemantauan tersebut merupakan bentuk kehadiran Pemerintah Kota Bekasi dalam memastikan kesiapan pengamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Natal secara khidmat.
Dalam kegiatan itu, Wali Kota dan Wakil Wali Kota didampingi Kapolres Metro Bekasi Kota, Dandim 0507/Bekasi, Ketua DPRD Kota Bekasi, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi. Rombongan meninjau langsung kesiapan personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI–Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, hingga relawan yang bertugas di Posko Pengamanan Nataru.
“Pemerintah Kota Bekasi bersama seluruh unsur Forkopimda hadir untuk memastikan pengamanan Natal dan Tahun Baru berjalan optimal serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujar Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Rabu (24/12/2025).
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Tri Adhianto memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Bekasi, khususnya Kecamatan Pondok Melati, berada dalam situasi aman dan kondusif.
“Alhamdulillah, secara umum kondisi lalu lintas terpantau lancar dan situasi keamanan terkendali. Hingga saat ini tidak ditemukan kejadian menonjol yang mengganggu aktivitas masyarakat,” ungkapnya.
Selain meninjau posko pengamanan, Wali Kota Bekasi bersama jajaran Forkopimda dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah gereja untuk memastikan pelaksanaan ibadah malam Natal berjalan aman dan tertib.
“Kami ingin memastikan umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah malam Natal dengan tenang, aman, dan khidmat. Kehadiran pemerintah merupakan bentuk komitmen dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Bekasi,” tegas Tri Adhianto.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya mempersempit ruang gerak potensi gangguan keamanan maupun intoleransi melalui sinergi yang kuat bersama TNI, Polri, serta seluruh unsur terkait.
“Kota Bekasi adalah kota yang harmonis dan menjunjung tinggi nilai keguyuban. Momentum Natal ini menjadi pengingat pentingnya menghadirkan kedamaian serta saling menghormati antar sesama,” pungkasnya.
(Rosadi Red)




