Saguling, Informannews.com
Ketua RT dan RW merupakan struktur organisasi masyarakat yang berfungsi sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan sosial, ekonomi, dan politik di tingkat kelurahan atau desa. Walaupun tidak masuk dalam Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemerintahan Desa, RT RW sangat penting untuk mewujudkan ketertiban dan keamanan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjalin hubungan yang baik antarwarga, memudahkan pemerintah dalam memberikan pelayanan, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Dalam sumbangsih keberhasilan pembangunan, RT dan RW adalah ujung tombak dalam memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, peran dan fungsi RT dan RW harus dijaga dan ditingkatkan untuk memastikan bahwa masyarakat dapat merasakan manfaat dari keberadaannya.

Melihat pentingnya peran RT RW tersebut, Pemerintah Desa Bojong haleuang, Kecamatan Saguling, KBB. memberikan insentif kepada seluruh Ketua RT dan Ketua RW di aula Desa Jum’at 21/11/2025.
Pemberian insentif ini bukanlah merupakan gaji namun sebagai honor atau penghormatan karena kerja-kerja yang dilakukan oleh RT RW sejatinya bukan merupakan pekerjaan melainkan pengabdian masyarakat. Hal ini diapresiasi sangat tinggi oleh Pemerintah Desa Bojong haleuang.
Kepada awak media Kepala Desa Bojong haleuang (Haji Aan Suntara) juga berpesan kepada seluruh RT RW untuk memperkuat kegotongroyongan warga. Kegiatan-kegiatan kerja bakti dan bersih lingkungan agar diteruskan secara rutin untuk menciptakan lingkungan hidup yang bersih, sehat, dan nyaman.
Kuatnya kegotongtoyongan masyarakat Desa Bojong Haleuang sudah terlihat dan terbukti, salah satu unsur penting dalam pemulihan pascabencana karena adanya kegotongroyongan yang kuat. Hal ini tak lepas dari peran RT RW dalam menggerakkan solidaritas semua lapisan masyarakat.
Sebelum penyaluran insentif untuk ketua RT/RW kepala desa Bojong haleuang juga menyampaikan terkait pengajuan pengajuan hasil Musdus.
“Juga penyampaian hasil MUSDUS (Musyawarah Dusun) di tiap RW masing-masing dimana Musyawarah dusun untuk realisasi di pembangunan tahun 2026 di antaranya ada yang mengusulkan Rutilahu terus ada juga jalan lingkungan, saluran air serta sarana kebersihan juga Posyandu sarana kesehatan,” ungkapnya.
Masih kata beliau menekankan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di semua lingkungan.
“Untuk RT RW disarankan untuk menjaga keterlibatan di lingkungan termasuk kegiatan meronda untuk jadwal ronda harus di buatkan dan lebih di giatkan lagi, karena sampai sekarang itu kadang ada ronda kadang-kadang ga ada yang ronda dan termasuk kebersihan di lingkungan di jalan protokol untuk konsumsi dari kegiatan kegiatan yang menyangkut urusan umum itu mungkin di bantu sama Pemerintah Desa,” katanya.
Lanjut kepala Desa Bojong haleuang berharap kedepannya.
“Saya berharap ke depannya setiap jalan di lingkungan itu bagus dan terjaga semua termasuk ketertiban dan kebersihan,” ucapnya.
Di terahir pembicaraan beliau menambahkan, “Untuk kegiatan usulan dari Musdes itu realisasinya untuk tahun depan dimana di hitung secara skala prioritas mana yang lebih penting akan di upayakan di dulukan jika yang bukan prioritas untuk pendanaannya mungkin di usulkan ke tahun depannya lagi,” pungkasnya.
Asep yana DS.




