Bandung barat, Informannews.com
Koperasi Merah Putih desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) bisa menjadi percontohan Desa-desa di Jawa barat bahkan se-Indonesia.
Bahkan sebelum launching resmi nasional, Koperasi Merah Putih Desa Gunung Masigit sudah beroperasi berjalan tanpa ada pinjaman modal yang dijanjikan pemerintah pusat melalui Bank Himbara.
Kepada awak media Kepala Desa Gunung Masigit (Tarkopa S, pd) yang juga beliau sebagai pengawas Koperasi Merah putih Desa Gunung Masigit mengatakan, Koperasi desa Merah Putih sudah berdiri sejak Mei 2025. Kamis 16 Oktober 2025.

“Kita perkenalkan mengenai koperasi merah putih di desa Gunung Masigit di bentuk pada bulan Mei 2025, dan Alhamdulillah semenjak di bentuk koperasi desa merah putih tahun 2025 sampai bulan Oktober, koperasi merah putih desa Gunung Masigit sudah memiliki anggota berjumlah 93 orang,” ujarnya.
“Menyangkut masalah simpan pinjam untuk desa Gunung Masigit Alhamdulillah sudah mulai berjalan simpan pinjam, untuk simpan pinjam itu ada 2 kategori yang pertama di sebut poko, simpanan poko itu 100,000 satu kali ketika menjadi anggota koperasi yang ke dua ada yang di sebut simpanan wajib, simpanan wajib itu per anggotanya 50,000 per bulan dan ada lagi simpanan sukarela, nah simpanan suka rela itu bebas mau menyimpan berapapun tetapi simpanan suka rela itu sewaktu-waktu bisa di ambil kalau memang itu di butuhkan,” ungkapnya.
Lanjut beliau menjelaskan, “Untuk yang simpanan poko yang per bulan 50,000 itu Alhamdulillah sudah berjalan dan sesuai dengan jumlah anggota 93 orang sudah terkumpul kalau kita di globalkan uang anggota itu kurang lebih ada 37 juta dan sudah mulai berjalan satu bulan di simpan pinjam kan ke anggota yang terkecil 500,000 yang terbesar 1,500,000 sesuai dengan kebutuhan masing-masing dan memang itu karena masih terbatas simpanan poko nya jadi tidak bisa memberikan pinjaman yang besar dan itu juga sasarannya untuk masyarakat yang melakukan UMKM,” paparnya.
Masih ia. “Selanjutnya kedepannya akan merintis ke pengadaan sembako terus mungkin gas dan pupuk, karena memang sembako ini sangat dibutuhkan oleh semua lapisan masyarakat pasti kalau sembako itu sangat di butuhkan beda dengan pengadaan yang lain, makanya tadi di putuskan musyawarah pengurus dan pengawas selain simpan pinjam untuk pengadaan sembako mudah-mudahan bisa bekerja sama dengan MBG yang ada di desa Gunung Masigit,” imbuhnya.
Beliau berharap juga berpesan menambahkan, “Harapan saya kepada masyarakat desa Gunung Masigit silahkan jika mau menjadi anggota koperasi silahkan saja datang kantor koperasi yang beralamat di RW 03 Kampung Cinta laksana, desa Gunung Masigit, mudah-mudahan semua warga desa Gunung Masigit bisa menjadi anggota koperasi dan kedepannya bisa minjam uang koperasi, dan koperasi desa Gunung Masigit maju dan masyarakat dengan adanya koperasi bisa sejahtera,” pungkasnya.
Inilah susunan para pengurus koperasi Merah Putih desa Gunung Masigit diantaranya:
Pengawas KMP: (Tarkopa S,pd) dibantu (Asep, Dede Rusmana)
Ketua Koperasi: (H.Asep suherman).
Sekertaris:(Ridwan).
Bendahara:(Nana suryana S, pd).
Bidang usaha: (H.Doding).
Bidang Perekrutan anggota: (Hj Sri).
Reporter: Asep cahyana. DS.




